Accor Hotel Dengan Penginapan Kelas Ekonomi hingga Super Mewah

Lebih dari sekedar hotel”, itulah kata-kata yang paling cocok untuk menggambarkan sebuah perusahaan perhotelan multinasional bernama Accor Hotel.

Ini karena perusahaan tersebut tidak menggerakkan satu jenis merk atau nama hotel saja, melainkan mampu memiliki, mengelola, mewaralabakan hotel terkenal di berbagai macam tempat. Bahkan resor dan properti liburan pun menjadi bagian dari produk mereka.

Disebutkan pula bahwa Accor Hotel telah menjadi perusahaan perhotelan terbesar di Eropa dan keenam di dunia. 

Jadi tak heran jika perusahaan ini mampu beroperasi di 5.199 lokasi di lebih dari 110 negara, termasuk yang ada di Indonesia.

Asyiknya lagi, Accor Hotel tak hanya menargetkan dirinya kepada kaum elit saja, melainkan juga bisa menjangkau para wisatawan dengan budget yang lebih rendah hingga backpacker. Kemudian kita mengenalnya sebagai “segmentasi pasar yang tertarget”. 

Setidaknya ada 4 buah segmen yang mereka bedakan berdasarkan kelasnya, yang mana akan kita bahas secara lebih mendetail di bawah ini. 

Luxury Hotel

Sesuai namanya, kelas Luxury dari Accor Hotel ini akan memberikan kita pengalaman dan akomodasi yang begitu mewah.

Meskipun tidak ada standar baku yang ditetapkan (misalnya hotel berbintang), namun seringkali hotel yang masuk ke dalam kelas Luxury ini diklasifikasikan sebagai hotel berbintang 4 atau 5.

Dimulai dari akomodasi hingga fasilitas, semuanya tersedia dengan gaya mewah lengkap dengan pelayanan super profesional, sehingga menjadikan kita seperti seorang raja atau putri. 

Accor Hotel memegang beberapa merk hotel ternama yang masuk ke dalam kelas Luxury ini, diantaranya:

  • Raffles Hotel and Resorts
  • Orient Express
  • Faena
  • Banyan Tree Hotels and Resorts
  • Delano
  • Fairmont Hotels and Resorts
  • SO/
  • Sofitel Legend
  • SLS
  • The House of Originals
  • Rixos

Salah satu merk hotel yang bisa kita temukan dengan mudah di Indonesia adalah Raffles Bali. Jika kamu memiliki kesempatan untuk menghabiskan beberapa malam di hotel tersebut, maka sudah dipastikan kamu akan mendapatkan pengalaman yang begitu menyenangkan. 

Raffles Bali memiliki desain aristektur yang elegan dan mampu memerhatikan setiap detail yang ada. 

Premium Hotel

Premium hotel juga masih terbilang begitu mewah, karena masih dinilai tinggi dari jenis kelas standar, namun di bawah kelas Luxury.

Biasanya hotel ini dicirikan dengan gedung yang lumayan tinggi, ruangan yang dilengkap dengan balkon, lemari es, ukuran kamar yang lebih besar, dan terletak di lokasi yang memiliki pemandangan indah.

Memang mirip seperti kelas Luxury, akan tetapi perbedaan terletak pada bintang, akomodasi, pelayanan, dan – tentu saja – harga atau tarif menginap per malamnya.

Beberapa merk kelas premium yang masuk ke dalam produk Accor Hotel diantaranya adalah:

  • Mantis
  • MGallery
  • Art Series
  • Mondrian
  • Pullman
  • Swissotel
  • Angsana
  • 25 Hours
  • Hyde
  • Movenpick
  • Grand Mercure
  • Peppers
  • The Sebel

Misalnya untuk Mercure Hotel, penginapan ini sudah lumayan tersebar di hampir wilayah terkenal dan utama di Indonesia, termasuk pulau Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali, Sumatera, hingga Papua.

Secara keseluruhan, Mercure memiliki jumlah hingga 756 unit hotel yang tersebar di seluruh dunia. Sehingga kemanapun tujuan kamu berlibur, pasti bisa menemukan hotel premium yang satu ini. 

Sama halnya seperti merk hotel lainnya yang masuk ke dalam kelas Luxury dan Premium, Mercure juga menyediakan paket liburan, seminar, hingga ruang meeting sebagai bagian dari fasilitasnya tersebut.

Midscale Hotel

Cara termudah untuk membedakan antara penginapan kelas midscale (menengah) dengan jenis hotel lainnya adalah dari sisi properti yang ditawarkannya. 

Biasanya penginapan ini memiliki gedung yang tidak lebih besar dari kelas Premium di atas, dan dengan harga di bawah 1 jutaan. 

Meskipun begitu, kita tentunya masih bisa berharap mengenai fasilitas dan layanan mewah yang mereka tawarkan kepada kita. 

Ini karena apapun segmentasi yang ditawarkan oleh Accor Hotel, mereka tidak akan pernah setengah-setengah dalam memberikan pelayanannya kepada kita sebagai tamu. 

Beberapa merk hotel yang masuk ke dalam kelas menengah ini diantaranya:

  • Mantra
  • Novotel
  • Mercure
  • Adagio
  • Mama Shelter
  • Tribe

Jangan bingung ya, jika misalnya nama Mercure kembali hadir di kelas Midscale ini. Soalnya, Mercure sendiri menargetkan dirinya tidak hanya kepada kaum atas saja, juga kepada konsumen kelas menengah atau bahkan backpacker.

Untuk itulah, penginapan tersebut membagi ke dalam dua kategori berbeda dengan nama standar (Mercure) dan the Grand Mercure. 

Ada pula Novotel yang lahir pada tahun 1967 dan menargetkan diri mereka secara khusus untuk kelas menengah. Akan tetapi penginapan ini sudah termasuk ke dalam kelas internasional dan berbintang 4, sehingga cocok buat para pelancong bisnis dan rekreasi dengan budget terbatas.

Kebanyakan hotel Novotel terletak di jantung kota, kawasan bisnis, dan tujuan wisata tertentu. Sehingga membuatnya menjadi salah satu hotel yang paling banyak terlihat di beberapa titik dengan namanya yang mudah diingat oleh khalayak umum. 

Economy Hotel

Berbeda dengan ketiga kelas penginapan di atas, hotel kelas ekonomi merupakan penginapan dengan ukuran kecil hingga menengah yang hanya menawarkan akomodasi dasar saja, dengan sedikit atau bahkan tanpa layanan sama sekali.

Dikarenakan harganya yang murah meriah, biasanya para backpacker selalu menargetkan diri mereka untuk menginap di tempat tersebut. 

Banyak pula turis yang tinggal dalam jangka panjang (mingguan hingga bulanan) dengan tujuan mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan bersih tanpa harus membeli properti yang mahal di tempat tertentu.

Tentunya ada jurang yang begitu jauh antara hotel berkelas Ekonomi dan Luxury, sekalipun masih sama-sama produk dari Accor Hotel. 

Merk-merk penginapan kelas ekonomi yang berasal dari Accor Hotel diantaranya:

  • BreakFree
  • Greet
  • Ibis
  • Ibis Styles
  • Ibis Budget
  • Jo&Joe
  • hotelF1
  • Adagio Access

Perbedaan yang mencolok akan nampak terlihat pada fitur tambahan seperti kulkas, bar, kolam renang, dan lain sebagainya. Nah, hotel berkelas ekonomi hampir-hampir tak pernah menyediakan fitur dan fasilitas tersebut karena harganya yang super murah. Kita bahkan bisa menemukan hotel ekonomi ini dengan harga di bawah 300 ribuan. 

Misalnya Ibis Bandung yang berdekatan dengan Trans Studio, rata-rata tarif kamar per malamnya adalah sekitar Rp. 250.000. 

Namun, hotel murah ini masih terletak secara strategis. Kita hanya menghabiskan waktu sekitar 4 menit dengan berjalan kaki dari taman hiburan Trans Studio.

Kamar kontemporernya sangat nyaman dan dilengkapi dengan Wifi Gratis, TV layar datar, brankas, lemari es, serta fasilitas pembuat teh dan kopi. Sangat mumpuni untuk hotel yang masuk ke dalam kelas ekonomi. 

Jadi, silahkan pilih jenis kelas hotel sesuai dengan keinginan atau budget kamu saat ini. Yang pasti, Accor Hotel tak pernah sembarangan dalam memberikan pelayanannya – tanpa memandang kelas dan segmentasi hotel yang mereka tawarkan.