Buat Liburan ke Takayama Tak Terlupakan Dengan Destinasi dan Festival Seru

Takayama

Buat kamu yang belum tahu, Takayama merupakan sebuah kota yang terletak di wilayah pegunungan Hida, tepatnya di Prefektur Gifu.

Dikarenakan ada banyak sekali nama Takayama di negara Jepang, maka orang seringkali menyebut daerah keren ini dengan sebutan Hida-Takayama demi membedakannya dengan area lain.

Disebut keren karena kota ini menjadi salah satu incaran para pelancong untuk menikmati pedesaan yang begitu indah dengan nuansa khas negara matahari terbit.

Jika kamu memang ingin mengunjungi kota ini, maka disarankan untuk mengambil liburan ke Takayama tepat pada musim semi dan musim gugur. Soalnya, ada banyak sekali festival yang diselenggarakan. 

Tak tanggung-tanggung, festival yang diadakan di Takayama dianggap sebagai acara terbaik yang ada di Jepang.

Tempat di Takayama yang Wajib Didatangi

Selain itu, pastkan pula kamu mengunjungi beberapa tempat terkenal yang ada di Takayama agar perjalanan kamu ke tempat tersebut tidaklah sia-sia.

Adapun beberapa tempat yang direkomendasikan tersebut adalah sebagai berikut:

Kota Tua

Sannomachi

Ada sebuah kota tua yang dilestarikan dengan begitu indah, lengkap dengan bangunan dan rumah-rumah yang masih bertahan semenjak periode Edo (tahun 1600-1868). Dulu, kota ini berkembang menjadi pusat perdagangan yang begitu kaya.

Salah satu jalanan yang begitu terkenal adalah Sannomachi. Di sini kita bisa menemukan banyak rumah tua, toko, kedai kopi, hingga pabrik sake.

Desa Rakyat Hida

Desa Rakyat Hida

Hida no Sato atau Desa Rakyat Hida merupakan sebuah museum terbuka yang memamerkan lebih dari 30 rumah tradisional yang dibangun selama Periode Edo. 

Kumpulan rumah ini sebenarnya ada di beberapa lokasi berbeda. Namun pada tahun 1971, semua rumah tersebut dipindahkan dalam satu lokasi sama, yang kemudian dijadikan sebagai museum. 

Layaknya desa betulan, museum ini menampilkan bangunan seperti rumah mantan kepala desa, pondok kayu, gudang, dan sejumlah rumah pertanian bergaya gassho-zukuri.

Bahkan rumah gassho-zukuri tersebut merupakan salah satu Warisan Dunia yang menjadi kebanggaan sekaligus daya pikat dari kota Takayama, sehingga wajib kamu datangi jika berkunjung ke kota tersebut.

Takayama Jinya

Takayama Jinya

Dikarenakan sumber daya kayunya yang begitu berharga, maka wilayah Hida (tepatnya di sekitaran Takayama) langsung berada di bawah kendali Keshogunan Tokugawa pada tahun 1692.

Kala itu, Takayama Jinya berfungsi sebagai kantor pemerintah lokal yang dipimpin oleh pejabat dari Edo (nama jadulnya Tokyo).

Kompleks bangunan ini digunakan secara resmi hingga tahun 1969, dan kemudian sekarang dibuka untuk umum sebagai museum. 

Museum ini mencakup berbagai ruang bertilaskan tikar tatami sebagai ruang kantor, ruang konferensi, ruang tamu, dan ruang perumahan. 

Bahkan terdapat pula ruang interogasi yang benar-benar bikin bulu kuduk merinding saat kita memikirkannya. Namun secara keseluruhan, interiornya benar-benar menarik hati untuk dilihat.

Matsuri no Mori

Matsuri no Mori

Terletak di luar pusat kota Takayama, Matsuri no Mori (Hutan Festival) menampilkan aspek-aspek penting dari Festival Takayama yang berlangsung selama dua hari di setiap musim semi dan musim gugur.

Festival ini dikenal sebagai salah satu dari tiga festival terindah yang ada di jepang, bersama dengan Gion Matsuri dan Chichibu Yomatsuri di Kyoto.

Matsuri no Mori menampilkan beberapa drum taiko berukuran besar, yang katanya sebagai drum terbesar di dunia. 

Jika kamu tak bisa berbahasa Jepang pun tak jadi masalah untuk mengikuti turnya, soalnya mereka menawarkan bahasa Inggris dikhususkan bagi para turis yang berasal dari mancanegara.

Higashiyama Yuuhodou

Higashiyama Yuuhodou

Sesuai namanya, Yuuhodou artinya jalur jalan kaki yang tak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor. Tetapi berbeda dengan jalan setapak kebanyakan, Higashiyama Yuuhodou memiliki pemandangan yang begitu indah bersama dengan akses jalanannya yang begitu rapi dan bersih. 

Sepanjang jalur 3,5 km tersebut, kamu akan melewati lebih dari selusin kuil, reruntahan bekas kastil Takayama, serta pemandangan dari kota pedesaan Jepang.

Meskipun jalur jalan kaki Higashiyama ini bukanlah hal yang luar biasa, akan tetapi bisa menjadi aktivitas menenangkan untuk menghabiskan satu atau dua jam untuk mengenal sisi indah Takayama. Cocok buat kamu yang suka jalan-jalan dan melihat pemandangan desa Jepang.

Yatai Kaikan

Yatai Kaikan

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa Takayama memiliki festival musim semi dan musim gugur terindah di negara Jepang. 

Nah, kendaraan hias (yatai) yang selalu digunakan saat festival musim gugur tersebut selalu dipamerkan di Takayama Matsuri Yatai Kaikan, yaitu sebuah aula besar di sebelah kuil Sakurayama Hachiman.

Jangan salah, kendaraan hias ini didandani dengan begitu rumit dan sudah berusia ratusan tahun lamanya. Bisa dibilang kendaraan hias tersebut merupakan benda keramat bagi para penduduk Takayama. 

Uniknya, sekalipun benda tersebut sudah berusia ratusan tahun, namun masih terawat dengan baik dan masih digunakan sebagai kendaraan utama pada saat festival berlangsung. 

Pasar Pagi

Pasar Pagi Asaichi

Terdapat dua pasar pagi (Asaichi) selalu diadakan di Takayama setiap hari dari pukul 7 (8 di musim dingin) hingga sampai siang hari. 

Stand-stand di pasar tersebut menjual kerajinan lokal, makanan ringan, dan produk pertanian seperti sayuran, acar, dan bunga. 

Biasanya ada hal yang menyenangkan di sekitaran pasar, karena turis dan penduduk lokal sama-sama berjalan dari kios ke kios membeli barang, makan-makan, hingga mengobrol satu sama lain. 

Pastikan kamu berkunjung ke tempat ini untuk mencari oleh-oleh dan menikmati jajanan lokal yang dijual dengan harga murah.

Festival Takayama yang Wajib Diikuti 

Dari tadi kita berbicara mengenai festival musim semi dan musim gugur, lantas festival apa sih yang menarik dan layak untuk kita tonton?

Sekalipun ada banyak sekali festival yang diselenggarakan, tapi ada 4 buah festival yang wajib kamu tonton atau bahkan ikuti saat berkunjung ke kota Takayama. Ingat, keempat festival ini diselenggarakan pada tanggal 14-15 April dan 9-10 Oktober setiap tahunnya. 

Festival Kendaraan Hias

Festival Kendaraan Hias

Bukan kendaraan bermotor ya! Melainkan kendaraan zaman dulu yang disebut sebagai yatai. Kendaraan ini bisa kita lihat dari pagi hingga sore hari di kedua hari festival yang diselenggarakan. 

Kendaraan hias ini akan dipajang di jalan-jalan Takayama sehingga menjadi pemandangan yang begitu indah dan menakjubkan untuk dilihat.

Jika misalnya hujan turun, yatai tersebut tak akan dipajang ke luar ruangan. Namun kita masih bisa melihatnya di dalam ruang penyimpanan karena terbuka untuk umum selama festival berlangsung.

Pertunjukan Karakuri

karakuri ningyo

Beberapa kendaraan hias akan dihiasi dengan karakuri ningyo, yaitu boneka mekanik yang dapat bergerak dan menari. 

Pertunjukan Karakuri ini diadakan di tempat khusus. Jika cuaca buruk dan turun hujan, maka pertunjukkan akan dipindahkan ke dalam ruangan. 

Prosesi Mikoshi

Prosesi Mikoshi

Sebuah kuil portabel (Mikoshi) dibawa berkeliling kota dalam parade selama dua hari festival berlangsung, yang dimulai dan berakhir di kuil masing-masing pemilik mikoshi.

Mikoshi ini berisi dewa Shinto dan konon katanya festival ini merupakan waktu dimana para dewa kuil meninggalkan kota untuk melihat keadaan sekitar dan memberikan berkah pada rakyat Takayama.

Festival Malam

yomatsuri

Pada malam hari pertama festival berlangsung, kendaraan hias festival akan ditarik melalui jalan-jalan kota tua Takayama selama sekitar dua hingga tiga jam. 

Festival malam (yomatsuri) ini dianggap sebagai puncak festival oleh banyak pengunjung. Namun jika cuacanya buruk, seringkali festival malam tersebut dibatalkan. Jadi, berdoa saja semoga cuacanya cerah dan kamu bisa ikutan festival malam di Takayama yang tak terlupakan.