8 Tips Penting Saat Mendaki ke Gunung Guntur

Para pecinta alam pastinya tak akan pernah melewatkan diri mereka untuk mendaki Gunung Guntur saat main atau berkunjung ke kota Garut.

Gunung Guntur ini memiliki ketinggian hingga lebih dari 2000 meter dan cukup menantang untuk ditaklukkan, sehingga membuat siapa saja yang doyan hiking tertarik untuk mendatanginya.

Tapi tetap berhati-hati, karena sama halnya seperti kebanyakan gunung di Indonesia, Gunung Guntur juga masih aktif dari sisi vulkanisnya.

Dengan begitu, pastikan kamu menyediakan berbagai macam perlengkapan dan persiapan matang jika ingin mendaki Gunung indah yang satu ini.

Terletak sekitar 10 KM dari kota Garut, kamu bisa mengaksesnya dengan menggunakan kendaraan pribadi untuk kemudian dititipkan di tempat parkiran di kaki Gunung. 

Ada pula beberapa tips naik ke Gunung Guntur yang harus kamu perhatikan, diantaranya sudah kami tuliskan di bawah ini secara lengkap.

Daftarkan Diri Sebelum Mendaki

Sebelum kamu naik ke Gunung Guntur, pastikan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu di base camp kaki gunung, agar bisa mendapatkan pertolongan jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. 

Sekalipun registrasi ini bisa dilakukan selama 24 jam, akan tetapi disarankan untuk melakukannya di pagi hari tepat sebelum melakukan pendakian. 

Syarat untuk melakukan pendakian ini adalah berupa KTP sebagai jaminan dengan tiket seharga 15 ribu rupiah. 

Jika kamu membawa kendaraan pribadi, maka ada biaya tambahan berupa area parkir seharga 10 ribu rupiah baik untuk motor ataupun mobil.

Apabila kamu naik gunung tanpa melakukan registrasi terlebih dahulu, maka pihak penjaga gunung akan kesulitan untuk melakukan evakuasi saat terjadi hal-hal di luar dugaan. 

Mereka juga akan segera menyadari jikalau ada pendaki yang tak kunjung turun gunung atau hilang di antah berantah, dengan begitu mereka akan langsung melakukan pencarian.

Jadi, pendaftaran ini begitu penting dan bisa menentukan keselamatan kita selama aktivitas pendakian tersebut berlangsung. 

Membawa Peralatan Mendaki Lengkap

Gunung Guntur juga termasuk ke dalam area pendakian yang tak boleh kita sepelekan begitu saja, karena selain memiliki ketinggian hingga lebih dari 2000 meter, juga dipenuhi dengan hutan dan area-area yang masih belum terjamah oleh manusia.

Untuk itulah, ada beberapa barang yang wajib kamu bawa, diantaranya:

  • Tas ransel
  • Sepatu gunung dan pakaian tambahan
  • Makanan dan Minuman secukupnya
  • Peralatan keselamatan saat darurat
  • Peralatan navigasi
  • Peralatan perbaikan (tali, pisau, dan lain sebagainya).

Dengan membawa barang-barang yang sesuai dan tidak berlebihan, maka pendakian kamu ke Gunung Guntur akan lancar dan bisa menikmati pemandangan indah di puncak tanpa hambatan. 

Membawa Makanan dan Air Secukupnya

Pemilihan makanan tak boleh dilakukan secara sembarangan saat naik ke Gunung Guntur, karena nilai gizinya pasti berbeda. 

Jadi, jika bisa carilah makanan yang padat akan nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Bawa juga permen manis untuk memberikan tenaga cadangan saat masa pendakian berlangsung.

Sebaliknya, hindari membawa jajanan berupa junk-food yang biasanya mengandung nol nutrisi, yang malah akan membebani perut dan tenaga kamu saat pendakian tersebut berlangsung.

Makan sedikit tetapi dengan nilai gizi yang tinggi akan jauh lebih baik daripada sekedar camilan yang hanya bisa bikin ketagihan tetapi tak memberikan tenaga apapun terhadap tubuh kita.

Ada pula minuman yang mengandung elektrolit agar kamu terhindar dari dehidrasi, yang mana seringkali menjadi musuh utama kita saat mendaki ke gunung.

Membawa KTP

Seperti yang sudah disebutkan di atas, KTP ini penting sekali karena akan menjadi identitas diri saat terjadi hal-hal yang tak diinginkan. 

Pihak penjaga gunung akan melakukan evakuasi dan pertolongan darurat sesaat setelah mereka menyadari bahwa ada orang yang hilang dari rombongan. 

Jika kamu tak melakukan registrasi karena tak membawa KTP, maka pendakian kamu ke Gunung Guntur akan sangat beresiko tinggi. 

Saat mendaki ke Gunung Guntur, kita tak bisa hidup secara individualisme, karena harus saling tolong menolong terutama jika terjadi hal-hal di luar dugaan. 

Membawa Obat

Obat-obatan bisa kamu beli secara bebas di warung terdekat, karena kita tak akan tahu hal apa yang akan terjadi di tengah-tengah pendakian Gunung Guntur tersebut dilakukan. 

Untuk itulah, silahkan bawa obat-obat dengan kelas seperti berikut:

  • Obat diare
  • Antasida
  • Antihistamin
  • Obat anti mabuk
  • Obat batuk
  • Dekongestan
  • Obat penahan nyeri (acetaminofen, aspirin, atau ibuprofen)
  • Pencahar ringan

Jika bingung, carilah beberapa merk obat seperti mixagrip, panadol, diapet, oskadon, dan lain sebagainya. Kemudian segera minum ketika mengalami beberapa gangguan yang disesuaikan dengan jenis gejala yang terjadi. Jangan sampai pendakian kamu terhambat gara-gara sakit di tengah jalan.

Pemanasan Sebelum Mendaki

Pemanasan sebelum mendaki tentunya berlaku untuk semua orang, tak peduli apakah kamu baru pertama kali hiking atau yang sudah merasa dirinya profesional dan mengetahui medan Gunung Guntur.

Dengan melakuan peregangan, maka akan memberi kita rentang gerak dan fleksibilitas yang jauh lebih besar, juga mengurangi jumlah rasa sakit ketika terjadi cedera atau setelah pendakian dan sampai di puncak Gunung Guntur. Jika tidak, maka kram dan nyeri otot seringkali dirasakan oleh para pendaki.

Jangan lupa juga untuk memenuhi tubuh dengan mineral penting seperti kalium, natrium, kalsium, dan magnesium. Misalnya, kalium dan magnesium bisa kamu temukan dalam buah pisang yang lezat.

Tentukan Waktu Mendaki

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa waktu pendakian tak boleh dilakukan secara random, mengingat suhu, cuaca, dan medan dari Gunung Guntur itu sendiri.

Sebagai gambaran, kita akan melakukan perjalanan selama 3 hingga 5 jam dari pos 1 hingga ke pos 3. Akan disarankan mendaki dini hari atau pagi-pagi sebelum cuaca berubah menjadi panas. 

Gunung Guntur termasuk ke dalam hutan tropis yang memiliki suhu kurang menyenangkan saat berada di area kaki gunung, sehingga cenderung agak panas daripada bagian puncaknya.

Dari pos 3, maka pendakian akan berlanjut hingga puncak gunung dengan rute dan medan yang terus menanjak dan berpasir, sehingga harus dilakukan pagi-pagi sebelum cuaca berubah menjadi semakin panas.

Dari pos 3 menuju puncak bisa menghabiskan waktu antara 2 hingga 4 jam, tergantung kecepatan kamu saat berjalan. 

Nikmati Keindahan Gunung Guntur

Meskipun nampak melelahkan karena rutenya yang terus menanjak, namun kita akan disuguhkan dengan aliran sungai yang deras dan pemandang menakjubkan tiada tara.

Jika kamu menggunakan rute yang telah ditentukan, maka akan menemukan sebuah air terjun bernama Curug Citiis yang tak terlalu tinggi, sehingga bersahabat untuk disambangi.

Sesampainya di puncak, kita pun bisa menikmati lanskap dunia dari ketinggian dengan pemandangan lautan awan yang nampak rapi membentang di horizon. 

Di sinilah kita bisa mengabadikan pengalaman hebat tersebut dengan mengambil beberapa foto. Tapi tetap jaga sikap dan hindari selfie berlebihan karena sejatinya gunung bukanlah area yang aman bagi manusia.