Liburan ke Tempat Wisata Hakone Sambil Berendam Air Panas

Orang Jepang sangat suka sekali berendam air panas di malam hari, entah itu di ofuro rumah hingga pemandian umum di onsen. Salah satu tempat yang paling terkenal akan budaya mandi tersebut tentunya berada di Hakone.

Hakone sangatlah terkenal akan sumber air panasnya yang alami, sehingga banyak sekali penginapan yang disediakan untuk memfasilitasi para pengunjung lokal dan wisatawan asing. 

Secara geografisnya, Hakone ini terletak di daerah pegunungan tepat di jalur Tokaido yang terkenal, yaitu jalan yang menghubungkan antara Tokyo dan Kyoto, sehingga menjadikannya salah satu kota yang paling strategis untuk disambangi.

Ditambah lagi sekarang ada akses yang memudahkan banyak orang untuk mengunjunginya, terutama  jika berangkat dari kota Tokyo.

Dengan begitu, Hakone menjadi salah satu kota yang wajib kamu sambangi saat bermain ke negara Jepang. 

Kemudian sesampainya kamu di kota tersebut, maka beberapa tempat wisata di bawah ini yang wajib kamu kunjungi satu per satu agar liburan kamu ke Jepang menjadi semakin seru.

Pemandian Air Panas Hakone

Tak heran jika Hakone terkenal akan sumber air panasnya yang alami, karena di tempat ini kita bisa menemukan berbagai macam resort yang menyediakan kolam pemandian air panas. 

Secara lokasinya, pemandian air panas ini bisa dibagi ke dalam 3 wilayah yang bisa kita akses dengan mudah, yaitu Yumoto, Kowadani, dan Sengoku. 

Lebih disarankan untuk memilih Yumoto karena sudah menjadi sumber air panas paling terkenal di Hakone dengan sejarahnya yang begitu panjang. 

Terletak tepat di pintu masuk ke daerah Hakone yang dekat dengan Odawara, air panas ini memiliki air berkualitas tinggi lengkap dengan pemandian serta penginapan. 

Banyak sekali fasilitas mata air panas yang ditemukan di perbukitan dan lembah di sepanjang tepi Danau Ashi.

Kita tentunya bisa memilih tipe tempat yang telah disediakan, entah itu dalam bentuk pemandian umum (onsen) atau penginapan (ryokan).

banyak pula ryokan yang membuka kolam air panas bagi non-tamu dengan biaya antara 500 hingga 2000 yen di siang hari. Sementara tamu yang menginap bisa mengakses pemandian tersebut secara gratis.

Museum Terbuka Hakone

Museum ini berhasil menciptakan keseimbangan yang harmonis antara alam dan seni dengan cara memamerkan berbagai macam patung di halamannya, serta dikombinasikan dengan pemandangan dan lembah di sekitarnya.

Sekalipun disebut sebagai museum terbuka, akan tetapi tak hanya menampilkan pameran dalam luar ruangan saja, akan tetapi terdapat pula beragam kesenian yang bisa kita lihat dan nikmati di dalam ruangan. 

Salah satu ruangan tersebut disebut sebagai Aula Pameran Picasso, yang mana menampilkan dua cerita lukisan, patung, dan karya keramik oleh para seniman yang diletakkan tepat di samping foto pembuatnya.

Di luar halaman merupakan museum hijau yang dihiasi oleh patung-patung abstrak dari seniman Jepang dan internasional. Salah satu bagian yang paling terbesar adalah Patung Symphonic. 

Owakudani

Masih berbicara mengenai area ruangan terbuka, kali ini datang dari alam di area sekitaran kawah bernama Owakudani. 

Kawah ini terbentuk selama letusan terakhir dari Gunung Hakone sekitar 3000 tahun yang lalu. Saat ini, sebagian besar wilayahnya merupakan zona vulkanik aktif sehingga terdapat berbagai macam area keren dan pemandangan langka seperti asap belerang, mata air panas, dan sungai panas.

Selain itu, Owakudani juga dapat menjadi spot untuk bersantai karena memiliki pemandangan Gunung Fuji yang indah pada saat cuaca bagus dan hari yang cerah.

Danau Ashinoko

Selain Owakudani, letusan terakhir Gunung Hakone 3000 tahun lalu juga berhasil membentuk sebuah danau yang disebut sebagai Ashinoko tepat di kaldera pegunungan tersebut.

Asyiknya lagi, danau tersebut memiliki latar belakang Gunung Fuji sehingga menjadi simbol dari kota Hakone yang terkenal.

Tepi danaunya sendiri sebagian besar belum berkembang kecuali kota-kota kecil di timur dan utara, namun masih dilengkapi dengan beberapa hotel resor di tepi danau.

Pemandangan danau terbaik dengan Gunung Fuji bisa kamu dapatkan saat dilihat dari Moto-Hakone, yaitu beberapa langkah ke selatan dari dermaga perahu wisata. 

Kuil Hakone

Berdiri di kaki Gunung Hakone di sepanjang tepi Danau Ashi, bangunan dari Kuil Hakone ini tersembunyi di hutan lebat. Akan tetapi berhasil dikenal oleh publik berkat gerbang torii-nya yang begitu besar.

Terdapat 3 gerbang torii yang dapat dilihat dan bisa kita nikmati, yang satu berdiri menonjol di danau, dan dua lainnya di jalan utama Moto-Hakone.

Sebuah jalan setapak dari gerbang torii di Danau Ashi menaiki serangkaian anak tangga yang diapit oleh lentera melalui hutan ke bangunan utama kuil, yang dengan damai ada di antara pepohonan yang tinggi.

Di sepanjang tahun, kuil Hakone nampak sangat indah dan menakjubkan, apalagi saat diselimuti oleh kabut sehingga nampak mengintip dari kedalaman hutan. 

Museum Pola

Sebuah perusahaan produk perawatan kulit dan kecantikan bernama POLA mampu membuka museum seni dengan nama yang sama pada tahun 2002 demi menampilkan koleksi seni pribadi yang luas dari mendiang pemilik perusahaan sebelumnya bernama Suzuki Tsuneshi. 

Museum ini dibangun di tengah hutan pohon beech berusia 300 tahun. Sekalipun dibangun dari beton dan kaca, akan tetapi berhasil untuk tidak mengganggu lingkungan alam di sekitarnya. Maka dari itulah, kebanyakan bangunan terletak di bawah tanah.

Museum ini menampilkan beragam karya lukisan, patung, keramik, dan barang pecah belah modern dan kontemporer oleh sebagian besar seniman Jepang dan Eropa.

Museum Seni Okada

Museum Seni Okada sebenarnya properti milik pribadi yang menampilkan berbagai macam koleksi karya seni yang berasal dari zaman kuno hingga modern.

Dibuka untuk publik pada tahun 2013, kita tentunya dapat menikmati karya seni yang berasal dari berbagai macam wilayah di dunia, terutama keramik, patung, dan lukisan yang berasal dari Asia Timur.

Semua karya seni tersebut tentunya ditempatkan di fasilitas modern yang sangat luas, yang dikelilingi oleh taman Jepang, kedai teh, dan kafe dengan pemandian air panas kaki.

Namun, inti dari koleksi museum ini terletak pada koleksi besar keramik serta patung Cina dan Jepang, yang mendominasi dua lantai pertama, termasuk perunggu Cina kuno, porselen dari zaman Tang dan Ming, tembikar di awal masa peradaban Jepang, dan masih banyak lagi.

Observatorium Enoura

Selain kolam pemandian air panas dan museum Okada, hampir semua aktivitas di Hakone terletak di luar ruangan, begitupun dengan Observatorium Enoura.

Museum luar ruangan yang unik ini menampilkan instalasi seni kontemporer, arsitektur yang memukau, dan dek observasi yang bagus di perbukitan pesisir selatan pusat Kota Odawara.

Karya seni ini ditujuan dan dirancang agar menyatu dengan medan di sekitarnya, dan bahkan beberapa strukturnya disejajarkan dengan matahari.

Menjelajahi Observatorium Enoura ini membutuhkan waktu selama 1 hingga 2 jam dengan berjalan santai. Sekalipun disediakan tiket yang dijual di tempat, namun disarankan untuk membelinya terlebih dahulu secara online.