Tempat dan Makanan Terkenal Wajib Dicoba Saat Liburan ke Hiroshima

Tempat dan Makanan Terkenal Wajib Dicoba Saat Liburan ke Hiroshima

Jika berbicara mengenai negara Jepang, maka Hiroshima dan Nagasaki merupakan dua kota paling familiar di telinga orang Indonesia setelah Tokyo.

Bagaimana tidak, dari dulu kita dijejali dengan pelajaran sejarah mengenai jatuhnya bom atom pertama di atas kota Hiroshima tepat pada tanggal 6 Agustus 1945.

Kekuatan bom penghancur tersebut begitu luar biasa hingga melenyapkan hampir semua benda dalam radius 2 kilometer saja.

Namun setelah perang usai, kota Hiroshima kembali dibangun dan sudah menjadi tempat indah dan penuh sejarah di masa kini. 

Alhasil Hiroshima pun mampu menyeret banyak sekali wisatawan lokal dan mancanegara untuk menginjakkan kakinya di sana, dan mungkin salah satunya adalah kamu!

Tapi jangan serta-merta berkunjung ke kota Hiroshima tanpa informasi yang jelas! Bisa-bisa kamu kehilangan banyak kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat terkenal!

Maka dari itulah, pastikan kamu perbekali diri dengan informasi mengenai hal-hal yang wajib dilakukan saat berkunjung ke kota Hiroshima

Area Terkenal di Hiroshima

Pertama-tama, kita lihat-lihat dulu area dan tempat paling terkenal yang ada di Hiroshima. Bisa dibilang jalan-jalan kamu ke Hiroshima belum komplit jika tidak menapakkan kaki di tempat ini. 

Dengan mengetahui area-area terkenal di kota ini, maka jalan-jalan kamu tak akan serba salah dan mengikuti arah secara random, melainkan mendapatkan pengalaman menarik yang bisa diceritakan kepada teman-teman kamu nantinya!

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Taman Peringatan Perdamaian

Heiwa Kinen Kouen

Dikenal pula dengan nama Heiwa Kinen Kouen dalam bahasa Jepang, tempat ini merupakan salah satu fitur kota yang paling menonjol.

Bahkan jika kamu tak berniat mencarinya masih bisa menemukan tempat ini dengan mudah, karena tamannya sendiri memiliki luas lebih dari 120.000 meter persegi. 

Dimulai dari pepohonan, halaman berumput, dan jalan setapaknya sangatlah kontras dengan area pusat kota di sekitarnya.

Sebelum bom dijatuhkan di kota Hiroshima, area yang menjadi Taman Perdamaian ini memang sudah menjadi jantung politik dan komersialnya kota Hiroshima. Untuk alasan ini pulalah, sekutu melepaskan bom atomnya tepat di area tersebut. 

Empat tahun kemudian, pemerintah Jepang memutuskan untuk tidak membangun kembali area tersebut, namun dijadikan sebagai Taman Peringatan Perdamaian seperti sekarang.

Museum Mazda

Heiwa Kinen Kouen

Mazda Motor Corporation, sebuah perusahaan yang didirikan di Hiroshima pada tahun 1920 masihlah mempertahankan kantor pusat di kota asalnya tersebut.

Selain kantor pusat, Mazda juga ternyata memiliki sebidang tanah yang luas dan mampu menampung laboratorium penelitian dan pengembangan, pabrik, dan fasilitas pengiriman. Nah uniknya, museum perusahaan dan bagian dari pabrik ini tersedia untuk dilihat oleh publik. 

Museum ini menawarkan ikhtisar tentang sejarah Mazda, teknologi mobilnya, dan prospek perkembangannya di masa depan.

Tur museum ini kemudian berlanjut menuju jalur perakitan kendaraan yang dilakukan secara langsung, dimana pengunjung dapat melihat berbagai macam model mobil berbeda yang diproduksi oleh perusahaan tersebut. 

Di akhir tur, ada pula toko-toko yang menjual barang-barang khas Mazda. Total tur ini akan memakan waktu sekitar 90 menit per satu kali sesi.

Taman Shukkeien

Taman Shukkeien

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia secara baku, maka Shukkeien tersebut berarti “taman dengan pemandangan yang menyusut”, yang mana memang mewakili dari kondisi taman itu sendiri.

Dimulai dari lembah gunung hingga pemandangan hutan, semuanya mewakili dalam minimatur lanskap di taman tersebut.

Shukkeien sendiri memiliki sejarang yang begitu panjang sejak pendiriannya pada tahun 1620, tepat setelah Kastil Hiroshima selesai dibangun. 

Taman ini tentunya menampilkan banyak fitur estetika tradisional taman di Jepang. Di sekitar kolam utama taman terdapat sejumlah rumah teh yang menawarkan pemandangan ideal kepada para pengunjung.

Seluruh taman dihubungkan oleh jalan setapak yang berkelok-kelok di sekitar kolam yang melewati berbagai macam pemandangan miniatur Shukkeien. Tentunya ini adalah cara terbaik untuk menikmati waktu santaimu di taman tersebut.

Jalan Hondori

Jalan Hondori

Hiroshima memiliki pusat kota yang begitu ramai, yang mana fitur utamanya adalah Jalan Hondori. Layaknya car free day yang selalu diadakan di negara kita, jalan Hondori malah melarang dilalui oleh kendaraan bermotor selama 24 jam setiap harinya.

Area ini dimulai di dekat Taman Perdamaian dan membentang ke arah timur sepanjang setengah kilometer.

Saat berada di pusat kota ini, mungkin kamu mau mencoba jajanan tradisional yang disebut sebagai Okonomiyaki ala Hiroshima.

Kastil Hiroshima

Kastil Hiroshima

Kastil Hiroshima (Hiroshimajou) merupakan contoh yang begitu sempurna dari kastil yang dibangun di masa pemerintahan Jepang zaman dahulu.

Benteng utamanya berdiri setinggi lima lantai, dan pekarangannya dikelilingi oleh parit. Di dalam area kastil juga terdapat sebuah kuil, beberapa reruntuhan, dan beberapa bangunan Ninomaru yang direkonstruksi sebagai lingkaran pertahanan kedua di masa lalu.

Mencicipi Hidangan Lokal

Setiap tempat pastinya memiliki hidangan lokal yang mengandung unsur kekhasan yang dimilikinya, begitupun dengan Hiroshima. 

Tempat makan populer di kota ini termasuk di sekitaran Stasium Hiroshima dan pusat kota Hiroshima. Jika kamu berhasil sampai di tempat ini, maka pastikan nikmati beberapa jajanan dan hidangan lokal seperti berikut:

  • Okonomiyaki ala Hiroshima. Versi lokal dari hidangan ini dicirikan hanya dengan lapisan tipis adonan dan sejumlah besar kol di atas mie yakisoba. Topping-nya sendiri bisa berupa tiram, cumi-cumi, dan keju, yang kemudian dilengkapi dengan serpihan bonito, aonori (sejenis rumput laut), dan saus okonomiyaki.
  • Tiram. Prefektur Hiroshima menyumbang sekitar 60-70% dari produksi tiram di Jepang, sehingga membuatnya makanan yang paling banyak ditawarkan di berbagai macam restoran di setiap sudut jalanan. Tiram ini dimakan secara mentah dengan shouyu atau ponzu. Jika tak suka makanan mentah, kita bisa memilih yang telah digoreng atau dipanggang.
  • Momijimanju. Kue yang dipanggang dalam bentuk daun momiji (maple) dengan isian pasta kacang merah yang manis. Ada pula varian rasa lainnya seperti matcha, keju, custard, dan coklat.
  • Tsukemen. Tsukemen ala Hiroshima merupakan mie dingin yang dicelupkan ke dalam saus yang telah dibumbui oleh cabai merah sebelum dimakan. Terkenal dengan rasa pedasnya, mungkin bisa menjadi makanan yang dicari-cari oleh orang Indonesia di kota tersebut. 

Indonesia memang memegang teguh ajaran agama dan menghindari makanan-makanan yang dilarang untuk dimakan. Menariknya, sebagian besar jajanan lokal dari Hiroshima tidak mengandung unsur yang diharamkan seperti keempat makanan yang telah disebutkan di atas.

Area Pinggiran Hiroshima

Selain tempat-tempat terkenal seperti yang sudah disebutkan di atas, kamu pun boleh mengunjungi beberapa area pinggiran kota Hiroshima sebelum pulang. 

Beberapa area tersebut diantaranya:

  • Miyajima. Pulau yang terkenal akan kuilnya dan gerbang Torii yang begitu besar.
  • Onomichi. Kota pelabuhan dengan banyak lereng dan kuil. 
  • Iwakuni. Situs Jembatan Kintai-kyo yang indah.
  • Fukuyama. Kota terbesar kedua di Prefektur Hiroshima.

Area pinggiran ini memang tak wajib kamu datangi, akan tetapi masih bisa menjadi pemanis tambahan layaknya makanan penutup dari hidangan utama saat makan malam di restoran berkelas.