Hotel Majapahit Surabaya, Penuh Sejarah Berusia 1 Abad

Negara kita dulu memiliki sistem pemerintahan kerajaan di setiap daerahnya. Sebelum didekralasikan menjadi negara Indonesia, beberapa wilayahnya terpecah-pecah karena masing-masing diantaranya dipimpin oleh raja yang berbeda.

Diantara kerajaan terbesar dan paling terkenal di negara kita adalah Majapahit, yaitu suatu kerajaan yang menjadi cikal bakal lahirnya nusantara.

Nah, sekalipun masa kejayaan dari kerajaan tersebut sudah hilang semenjak beberapa abad silam, akan tetapi kita masih bisa merasakan suasananya saat menginap di Hotel Majapahit Surabaya.

Layaknya kembali mundur ke zaman dulu menggunakan mesin waktu, hotel yang lahir di tahun 1910 ini didirikan oleh keluarga Sarkies sebagai bagian dari Hotel Oranje.

Dengan arsitektur yang elegan, maka hotel ini bisa memberikan kita pengalaman terbaik saat menetap di Surabaya sambil merasakan kemegahan ruangan bergaya kerajaan, sehingga sangat cocok buat kamu pecinta sejarah Indonesia.

Lokasi Dekat Dengan Stasiun Kereta Gubeng

Sebagai hotel yang sudah melayani banyak orang bahkan sebelum kemerdekaan, bangunan megah peninggalan masa kolonial ini dibangun pada tahun 1910 dan berlokasi kurang lebih 2 KM dari stasiun kereta Gubeng Surabaya. 

Dengan arsitektur yang begitu elegan, hotel ini memiliki fasilitas bintang lima dengan pemandangan taman yang tenang,

Suasana bangunan yang telah berusia seabad ini tentunya mampu tercermin dalam berbagai macam pilihan kamar dan suite dengan tujuan agar kita mencapai situasi relaksasi tertinggi saat beristirahat di sana.

Ruang kamarnya sendiri terbilang sangat mewah, lengkap dengan lantai parket dan kamar mandi beralaskan marmer dengan aksen berlapis emas, sehingga kita nampak seperti seorang raja beneran. 

Tak lupa juga beberapa fasilitas dalam kamar pendukung seperti wifi gratis, TV, dan peralatan pembuat teh dan kopi. 

Khusus buat kamu yang memilih kamar bertipe suite presidential, maka akan mendapati 2 kamar tidur yang mewah lengkap dengan area meeting dan teras dengan pemandangan taman di sekitaran hotel.

Fasilitas hotel lainnya meliputi 2 restoran elegan dan pub bergaya Inggris di zaman dulu. Kamu juga boleh menikmati segarnya air kolam renang di lintasan outdoor, atau menenangkan diri di sauna, berolahraga di lapangan tenis, dan perawatan tubuh di spa.

Ruang Kamar Bergaya Zaman Dulu

Dikarenakan tak mengubah desain dasar dari hotel tersebut semenjak pembangunannya di tahun 1910, maka ruangan kamarnya masih nampak seperti berada di zaman kolonial belanda.

Memang begitu artistik, tapi sekilas serasa membawa kita ke zaman perang yang penuh dengan intrik dan konspirasi.

Maka dari itulah, hotel ini sangat cocok buat kamu si pecinta sejarah yang ingin merasakan secara langsung hawa dan suasana ketika cerita-cerita zaman dulu tersurat di buku-buku sejarah. 

Ruang para tamu dari Hotel Majapahit Surabaya ini dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu meliputi kamar hotel dan suite.

Kamar hotelnya hanya memiliki 1 tipe saja, yaitu Classic Room yang dilengkapi dengan 1 tempat tidur berukuran king atau 2 single bed. Luas dari ruangannya adalah 44 meter persegi – cenderung lebih luas dari kebanyakan hotel standar di masa kini. 

Sementara untuk Suite terbagi ke dalam 4 tipe yang berbeda, diantaranya:

  • Heritage Suite King Bed. Luas kamar 57 meter persegi dengan 1 tempat tidur berukuran king. 
  • Heritage Suite Single Bed. Luas kamar 57 meter persegi dengan 2 tempat tidur berukuran single.
  • Majapahit Legendary Suite. Luas kamar dari 97 meter persegi dengan 1 tempat tidur berukurang king. 
  • Presidential Suite. Luas hingga 806 meter persegi dengan 1 tempat tidur berukuran king dan 2 single beds.

Seperti yang terlihat bahwa terdapat jarak yang begitu jauh antara tipe kamar Presidential Suite dengan Classic Room. 

Jadi jika kamu memiliki budget berlebih dan kebetulan cinta akan budaya dan sejarah Indonesia di zaman kerajaan dulu, maka memilih ruangan Presidential Suite jauh lebih disarankan. 

Secara keseluruhan, kamu pasti akan menyukai penginapan bersejarah yang satu ini karena setiap sudutnya selalu bersih, nyaman, dan luas.

Layanan staff hotelnya begitu cepat dan tanggap, serta halaman dan kolam renangnya juga selalu dijauhkan dari sampah sekecil apapun itu.

Sangat jarang sekali bisa menemukan hotel ikonik dengan desain masa lalu yang begitu kuat seperti Hotel Majapahit Surabaya. Semua hal dari gedung, ruangan, hingga interiornya bergaya old-fashion lengkap dengan kamar mandinya yang antik. 

Jadi tak perlu jauh-jauh sampai minggat ke luar negeri untuk merasakan tempat-tempat bersejarah yang terawat baik. Indonesia pun sebenarnya sudah memilikinya, salah satunya adalah penginapan unik yang satu ini. 

Restoran dan Bar

Sekalipun Hotel Majapahit Surabaya menawarkan desain dan arsitektur di zaman kolonial dulu, akan tetapi menu masakan dari restorannya sudah mengalami perubahan yang begitu besar dan mencoba menyesuaikan dengan lidah kita layaknya mengonsumsi makanan sehari-hari. 

Maka dari itulah, kapanpun perut kamu berbunyi dan menagih asupan gizi dari masakan sehat, maka silahkan mampi ke dua tempat makan di bawah ini. 

Indigo Restaurant

Berada di kawasan hotel, Indigo Restaurant menyajikan masakan internasional yang dimasak oleh seorang chef bernama Sudibyo. Kapasitas tempat makannya sendiri mampu menampung hingga 80 orang.

Dengan bersantai di restoran artistik yang satu ini, maka akan memungkinkan kamu merasakan pengalaman masakan gabungan antara timur dan barat. 

Ini karena Indigo Restaurant mampu menghadirkan tiga khas masakan dari Asia, Jepang, Barat, dan Indonesia di saat yang bersamaan dengan begitu selektif. 

Lingkungannya yang penuh warna khas ArtDeco tentunya akan membuat makanan yang tengah kamu santap menjadi jauh lebih lezat.

The Maj Pub and Dine

Saat malam tiba, cobalah mengunjungi tempat nongkrong yang satu ini untuk menikmati koktail yang legendaris, minuman beralkohol yang dingin, serta makanan ringan sambil bersantai.

Seringkali The Maj Pub and Dine juga menghadirkan musik live untuk menemani waktu bersantai kita di tempat tersebut. 

Tak perlu buru-buru pulang ke kamar hotel sekalipun sudah jam 12 malam, karena tempat santai ini akan terus buka hingga dini hari.

Ruang Rapat dan Event

Aneh rasanya jika sebuah hotel legendaris yang berumur lebih dari 1 abad ini tak dilengkapi dengan ruangan meeting. 

Soalnya seperti halnya zaman dulu, berbagai macam kegiatan berkumpul di parlemen untuk membicarakan strategi demi memerdekakan Indonesia terus berlangsung hingga tahun 1945.

Dengan begitu, ruang rapat ini harus menjadi bagian tak terpisahkan jika ingin merasakan Indonesia jadul ketika sang Presiden Pertama Bung Karno masih aktif berpolitik dan berjuang melawan para penjajah. 

Khusus di Hotel Majapahit Surabaya, maka kita akan disuguhkan dengan 8 unit ruangan rapat dengan ukuran hingga mencapai 432 meter persegi. Dengan begitu, kita hanya bisa membawa maksimal 300 peserta saja dalam setiap kali pertemuan.