Indahnya Pesona Gunung Raung

 Gunung Raung sebuah nama yang mungkin tidak asing lagi bagi para pendaki. Gunung Raung adalah sebuah gunung yang terletak di tiga kabupaten pada Provinsi Jawa Timur yaitu kabupaten Bondowoso, Jember dan Banyuwangi. Letaknya yang mengapit tiga kabupaten menjadikan gunung ini strategis, eksotis dan memikat sebagai tempat pilihan pendakian.

Bagi Anda para pecinta alam dan hobi mendaki, tidak ada salahnya jika Anda mencoba merasakan sensasi mendaki gunung dengan ketinggian 3.344 mdpl tersebut. Namun sebelum melakukan rencana pendakian, pastikan Anda tahu beberapa fakta menarik Gunung Raung sebagai tambahan  informasi. Apa sajakah informasi tersebut? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Berbagai Fakta Unik Seputar Gunung Raung


1.Merupakan Gunung Tertinggi pada Kawasan Pegunungan Ijen

Gunung yang memiliki ketinggian tiga ribu kaki di bawah permukaan laut ini ternyata menyandang predikat sebagai gunung tertinggi ketiga di Provinsi Jawa Timur. Hal ini tentu cukup menarik, karena sebelum Gunung Raung, Gunung Semeru dan Arjuno yang mendapatkan peringkat gunung tertinggi pertama dan kedua di Jawa Timur.

Perlu diketahui bahwa di kawasan Ijen sendiri, Gunung Raung merupakan gunung tertinggi daerah tersebut. Jika Anda mendaki gunung Ijen, akan terlihat jelas bagaimana pesona Gunung Raung dari sebelah barat daya.

2.Punya dua Jalur Pendakian Populer

Para pendaki gunung selalu mencari tempat pendakian yang populer untuk dilewati. Hal ini karena beberapa alasan tertentu. Salah satunya karena keamanannya lebih terjamin karena sudah teruji. Biasanya jalur populer mempunyai daya tarik pemandangan serta lingkungan yang sedap untuk melakukan camp serta bisa dilewati lebih mudah.

Di Gunung Raung sendiri tersedia dua jalur pendakian resmi yaitu jalur Kalibaru dan jalur Sumber Waringin. Jalur Kalibaru merupakan jalur yang paling populer. Jalur ini terletak di kawasa dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kalibaru. Sedangkan jalur Sumber Waringin terletak di desa Sumber Warungin, Wonosari, Bondowoso.

3.Jalur Menantang Maut di Gunung Raung


Di antara jalur resmi tersebut, terdapat jalur lain yang jarang dilalui oleh para pendaki. Jalur ini lebih menantang dan ekstrim kerena sulitnya medan tersebut. Jalur menantang maut tersebut adalah Jalur Shiratal Mustaqim.

Dari namanya saja kita sudah gemetar, ya!. jalur ini digelari seperti itu karena ektrimnya medan yang harus ditempuh. Medannya berupa gundukan tanah yang hanya bisa dilalui oleh satu orang saja.

Orang-orang yang memakai jalur Shiratal Mustaqim haruslah pendaki yang sudah profesional. Pasalnya, selain jalan yang sempit, di sisi kiri dan kanan berbatasan dengan jurang di mana medan yang ditempuh juga cukup curam sehingga salah langkah saja akan berakibat fatal bagi pendaki.

Untuk melewati jalur Shiratul Mustaqim ini diperlukan fisik yang terjaga dengan fokus maksimal. Mata harus awas dan dibutuhkan kesigapan dalam melihat situasi. Untuk itu, sangat tidak disarankan bagi pendaki pemula yang ingin mencoba melalui jalur ini. 

4.Empat Puncak Memukau Gunung Raung 

Bagi pendaki yang menyukai fotografi, melakukan pendakian di Gunung Raung tidak akan membuat Anda menyesal. Pasalnya, Gunung Raung memiliki banyak spot foto eksotis nan memukau yang menawarkan pemandangan bebatuan gunung yang dibaluti biru cerah langit gunung. Dijamin Anda tidak  akan kehabisan view bagus untuk dipotret.

Gunung raung memiliki empat puncak. Puncak pertama yaitu Puncak Bendera yang berada di ketinggian 3.159 mdpl. Sedangkan puncak kedua yaitu Puncak 17 dengan 3108 mdpl. Puncak yang lebih tinggi lagi yaitu Puncak Tusuk Gigi pada 3.300 mdpl, dan terakhir adalah puncak paling tinggi yaitu Puncak Sejati pada ketinggian 3.344 mdpl.

Tentunya bagi Anda para pemula yang ingin sampai hingga puncak tertinggi harus melihat situasi, kondisi dan paling penting mempersiapkan fisik. Sebab, semakin tinggi puncaknya maka akan membutuhkan stamina yang besar pula untuk ditaklukkan. 

5.Merupakan Kawah Gunung Berapi Terbesar di Tanah Jawa

Hal lain yang akan membuat Anda terpikat oleh cantiknya pemandangan Gunung Raung adalah pikatan dari Kalderanya. Kaldera yaitu sebutan dari kawah gunung berapi. Ukuran kalderanya bahkan terbesar di pulau jawa.

Ukuran kawah Gunung Lawung sendiri memiliki lebar sejauh 2 kilometer dengan kedalaman hingga 500 meter. Dengan luas tersebut, membuat gunung ini juga dinobatkan sebagai gunung dengan kawah terbesar nomor dua.

6.Kawasan Gunung Yang Tak Punya Sumber Mata Air

Satu hal yang perlu diantisipasi saat mendaki Gunung Raung adalah adalah kehabisan air. Pasalnya, tidak tersedianya sumber mata air di gunung tersebut. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar persiapan logistik secara matang dan sedetail mungkin. 

Biasanya kebutuhan air sekitar 7 liter per orang untuk bisa mendaki selama 3 hari dua malam. Oleh karena itu, Anda bisa membawa persiapan lebih untuk berjaga-jaga. 

7.Gunung Raung Masih Sering Beraktifitas 


Selain mata air yang tidak tersedia di Gunung Raung, ada beberapa hal penting lainnya yang juga harus diperhatikan oleh para pendaki. Salah satunya adalah fakta kalau gunung ini masih beraktifitas. Gunung yang memiliki bentuk unik seperti kerucut ini tercatat masih sering erupsi. 

Gunung Raung pernah meletus pada Juni 2015 yang cukup membawa dampak pada pertanian. Selain itu,  beberapa aktivitas lain adalah sering terjadinya erupsi yang bisa membuat jalur pendakian di tutup kapan saja.

Beberapa ancaman gunung aktif ini bisa saja mengintai para pendaki seperti adanya aliran lava hingga lontaran batu pijar di dasar kawah yang bisa saja keluar sewaktu-waktu. Untuk itu, diperlukan kewaspadaan tingkat tinggi saat melakukan pendakian di gunung ini.

8.Ketersediaan Fasilitas dan Akomodasi di Gunung Raung

Jika sudah punya rencana untuk melakukan perjalanan ke Gunung Raung. Anda harus mempertimbangkan fasilitas yang ada saat pendakian berlangsung. Sayangnya, fasilitas yang tersedia di gunung kerucut ini masih belum memadai. Sehingga Anda dan rombongan harus benar-benar membuat persiapan yang cukup  dari rumah untuk menunjang sarana selama pendakian.

Sedangkan untuk fasilitas istirahat dan akomodasi, Anda bisa mencoba untuk beristirahat di rumah warga sekitar. Mereka terkenal ramah sehingga bisa menjadi tempat Anda untuk sekedar melepas penat dan bercengkrama sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.

Untuk konsumsi, Anda tak perlu khawatir. Pasalnya, terdapat beberapa warung yang telah menyediakan supply energi untuk para pendaki, baik minuman maupun makanan berat dan ringan.

9.Pesona Unik Gunung Raung

Gunung dengan ketinggian lebih dari 3000 meter di bawah permukaan laut ini memiliki panorama alam sekitar yang demikian unik dan memesona. Hal itu terlihat dari bentuk gunung yang kerucut, dengan batuan coklat yang tajam. 

Selain itu, lereng Gunung Raung terlihat indah dan megah. Tidak heran jika para pendaki yang menyaksikan pemandangan tersebut akan terpukau dan seakan tidak mau beranjak dari sana.

Menikmati pemandangan ataupun melakukan pendakian merupakan hal yang paling menantang. Apalagi dengan pesona Gunung Raung, menjadikan pendakian tidak hanya menantang tapi juga mengasikkan. Namun pastikan perjalanan Anda berlangsung selamat mulai dari pergi hingga pulang dengan mempersiapkan rencana dan perlengkapan sematang mungkin.