Liburan ke Pulau Ishigaki? Area-Area ini Wajib Kamu Sambangi!

Ishigaki

Pernah ga sih bermimpi buat pergi ke sebuah pulau terpencil tetapi tetap ramah dan aman saat dikunjungi? Jika memang iya, mungkin kamu bisa mendatangi Ishigaki saat berkunjung ke Jepang.

Pulau Ishigaki sendiri menawarkan beberapa pantai yang begitu bagus lengkap dengan kegiatan snorkeling dan menyelam untuk menikmati dunia bawah air, dipenuhi dengan terumbu karang dan satwa bawah laut lainnya.

Bisa pula mengunjungi sungai-sungai dengan air jernih yang dekat dengan hutan, sehingga memberikan esensi nyata dari berlibur di alam untuk melepaskan diri dari kepenatan dan kesibukan aktivitas sehari-hari di kota-kota besar.

Bahkan Ishigaki memiliki gunung tertinggi di Prefektur Okinawa loh! Serta berbagai macam jalur pendakian di seluruh bagian dalam pulau yang berbukit.

Nah untuk lebih jelasnya, kita lihat yuk lokasi-lokasi menarik yang wajib kamu datangi di Pulau Ishigaki yang dibagi berdasarkan pantai, alam bebas, dan sejarahnya.

Pantai

Pulau Ishigaki memiliki pantai berbasir dan berbatu yang ditutupi oleh potongan-potongan kecil karang yang memutih. Banyak beberapa lokasi di Ishigaki yang menawarkan kegiatan menarik seperti berenang, snorkeling, menyelam, atau sekedar duduk santai di atas pasir.

Meskipun semua pantai buka setiap tahunnya, akan tetapi waktu terbaik untuk bisa bersantai adalah bulan April hingga November ketika suhu udara secara konsisten ada di sekitaran 25 derajat celcius – tak terlalu panas ataupun terlalu dingin. 

Seperti yang kita tahu, Jepang merupakan negara dengan tingkat kebersihan yang tinggi. Jadi sudah tak heran jika pantai-pantai ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas umum seperti kamar mandi, toilet, dan toko persewaaan. 

Pantai-pantai yang bisa kamu datangi saat berada di Pulau Ishigaki adalah sebagai berikut:

Pantai Yonehara

Pantai Yonehara

Bisa dibilang tempat ini merupakan pantai terbaik di Ishigaki yang menawarkan aktivitas snorkeling di dalamnya. 

Pantainya sendiri sebagian besar tertutup bongkahan karang putih, sehingga menawarkan pengalaman menyelam yang luar biasa.

Ada fasilitas shower, toilet, dan ruang ganti yang bisa kamu gunakan secara gratis. Sementara untuk peralatan snorkeling bisa kamu sewa di lokasi kemah terdekat.

Pantai Sukuji

Pantai Sukuji

Pantai Sukuji yang membentang satu kilometer dekat dengan Teluk Kabira merupakan salah satu pantai berpasir terindah yang ada di Pulau Ishigaki. Perairan di sekitar Pantai Sukuji sangatlah dangkal, tetapi masih menawarkan aktivitas dasar seperti berenang dan snorkeling.

Pantai Sukuji juga dilengkapi dengan kamar mandi, toilet, dan ruang ganti yang terletak di dekat area parkir. Ada pula Resor Club Med Kabira Ishigaki yang terletak di salah satu ujung pantai.

Namun perlu hati-hati untuk tidak keluar dari area berenang yang diperbolehkan, karena pantai ini terdapat banyak sekali ubur-ubur berbahaya yang sengatannya bisa mengancam jiwa.

Sunset Beach

Sunset di Pantai Sukuji

Sunset Beach juga masih menawarkan kegiatan snorkeling dan berenang, terlebih jika air laut tengah surut.

Sebagian besar pantainya sendiri dikelilingi oleh jaring untuk melindungi kita sebagai perenang dari serangan ubur-ubur. 

Di sebelah tempat parkir terdapat area piknik dan kamar mandi. Namun berbeda dengan kedua pantai di atas, toilet di Sunset Beach ini berbayar, jadi jangan lupa untuk membawa dompet ya!

Alam

Meskipun Pulau Ishigaki merupakan tempat dengan penduduk terpadat di Kepulauan Yaeyama, akan tetapi masih banyak pemandangan alam yang bisa kita nikmati loh!

Selain snorkeing dan menyelam di sepanjang pantai pulau dan menikmati terumbu karang, bagian dalam Ishigaki malah dipenuhi oleh hutam palem, sungai yang berjajar, dan pegunungan yang tertutup hutan sehingga menawarkan kegiatan hiking dan berkemah yang seru.

Buat kamu yang suka dengan hal-hal yang berbau alam, mungkin bisa mengunjungi beberapa tempat seperti berikut ini:

Teluk Kabira

Teluk Kabira

Teluk Kabira yang memiliki aura biru zambrud (kabirawan) dianggap sebagai pemandangan paling indah di Pulau Ishigaki. Tapi ingat, kita tidak diperbolehkan untuk berenang, snorkeling, dan menyelam demi keselamatan kita sendiri.

Namun, perjalanan wisata dengan perahu dasar kaca selama 30 menit memungkinkan kita melihat dunia bawah laut teluk yang indah.

Kebetulah Teluk Kabira bersama dengan Iriomote merupakan dua lokasi budidaya mutiara hitam yang ada di Jepang loh!

Tur Kayak di Sungai Miyara

Tur Kayak di Sungai Miyara

Wisata kayak yang ditawarkan oleh Sungai Miyara memiliki pemandangan tembakau yang indah. Kita bisa menggapainya dengan mudah karena karena lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota.

Sayangnya harga dri tur kayak ini sedikit agak mahal, yaitu dimulai dari 4000 yen (Rp. 520.000) per orang untuk tur berpemandu selama 90 menit. Penyewaan perahu tanpa pemandu pun tak tersedia, sehingga mau tak mau kita harus mengeluarkan kocek tambahan jika ingin bermain ke tempat ini.

Observasi Tamatorizaki

Observasi Tamatorizaki

Tempat ini merupakan area observasi yang menawarkan pemandangan indah seperti Gua Tamatori, Teluk Ibaruma, semenanjung utara berbukit Ishigaki, hingga samudera biru zambrud dengan terumbu karangnya yang memikat.

Hutan Pohon Palem Yonehara

Hutan Pohon Palem Yonehara

Sudah ada jalur bagi pejalan kaki yang telah ditetapkan, sehingga kita tak boleh sembarangan menjelejahi hutan pohon palem yang ada di Yonehara. Ada lusinan jenis varietas pohon palem di tempat ini, termasuk pohon palm khas Yaeyama yang asli. 

Sejarah

Negara Jepang memang memiliki kultur budaya dan sejarah yang begitu panjang. Jadi sangat disayangkan jika bagian ini tidak kamu sertakan saat berkunjung ke Pulau Ishigaki.

Kepulauan Yaeyama sendiri memiliki sejarah dan budaya yang kaya, bahkan telah tercatat sebelum semua pulau-pulau di Jepang bergabung menjadi sebuah negara yang utuh. 

Kita bisa menikmati sisa-sisa peninggalan kehidupan di masa lalu, tepatnya dari Kerajaan Ryukyu. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Museum Yaeyama

Museum Yaeyama

Museum Yaeyama menampilkan benda-benda bersejarah dan budaya dari Kepulauan Yaeyama. 

Beberapa barang yang dipajang diantaranya kano kayu, tembikar, pakaian tradisional, dan barang-barang rumah tangga, peralatan untuk festival, dan acara budaya yang diadakan diantara pulau-pulau tersebut.

Tojinbaka

Tojinbaka

Siapa bilang kuburan tak bisa dijadikan objek wisata? Area dan tempat peristirahatan terakhir yang bernama Tojinbaka ini merupakan kuburan yang dihias dengan mewah untuk 300 pekerja Cina. 

Seharusnya, mereka dikirim ke Amerika sebagai pekerja tambang oleh pedagan Amerika dan Inggris pada pertengahan 1800an, tetapi banyak dari mereka yang malah dibantai setelah pemberontakan terjadi. Insiden ini merupakan sejarah paling terkenal yang terus diingat oleh para penduduk Ishigaki.

Miyara Dunchi

Miyara Dunchi

Beranjak ke kediaman orang Jepang zaman dulu, Miyara Dunchi merupakan rumah gaya samurai yang telah dieawetkan. Kediaman ini dibangun oleh bangsawan lokal pada tahun 1819.

Dikarenakan tempat tinggal serupa di Okinawa Honto sebagian besar memang telah dihancurkan dalam peperangan, namun Miyara Dunchi masih tetap awet hingga sampai sekarang sehingga menjadi bukti nyata peradaban zaman dulu yang masih tersisa.

Sekalipun kita dilarang untuk memasuki rumah tersebut, akan tetapi kita masih dapat berjalan-jalan di luar rumah dan mengunjungi taman kecilnya di sana.

Desa Ishigaki Yaima

Desa Ishigaki Yaima

Desa Ishigaki Yaima merupakan kumpulan tempat tinggal bergaya Pulau Yaeyama yang direlokasi dari seluruh negara Jepang.

Ada berbagai kegiatan yang bisa kita nikmati di desa ini, termasuk pertunjukan lagu dan tarian tradisional yang bahkan diadakan sebanyak 3 kali sehari.