5 Area Terbaik Dikunjungi Saat Liburan ke Kyoto

Selama berabad-abad lamanya, Kyoto seringkali dihancurkan oleh banyak peperangan dan kebakaran sehingga beberapa situs bersejarah ikut hancur bersamanya.

Namun selama perang dunia kedua berlangsung, Kyoto malah berhasil lolos dari kehancuran dan keluar dari target bom atom oleh sekutu. Alasannya cukup menarik, karena tempat ini memiliki nilai sejarah yang begitu tinggi.

Dimulai dari ratusan kuil, tempat peribadatan, dan bangunan bersejarah lainnya yang tak ternilai mampu bertahan di Kyoto hingga sampai hari ini.

Makanya, Kyoto sudah dianggap sebagai ibukota budaya Jepang dan tujuan wisata utama selain Tokyo dan Osaka.

Di saat yang bersamaan pula, Kyoto menjadi rumahnya bagi banyak kuil Buddha, kuil Shinto, istana, dan taman, yang beberapa diantaranya secara kolektif masuk sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Jadi tak ada alasan lagi untuk tidak mengunjungi kota indah dan bersejarah yang satu ini. Secara geografisnya, Kyoto terbagi ke dalam beberapa wilayah, yang masing-masing diantaranya memiliki atraksi dan tempat wisata paling populer seperti yang sudah didaftarkan berikut ini.

Kastil Nijo di Kyoto Tengah

Kastil Nijo merupakan satu dari sekian banyaknya tempat bersejarah yang ada di kota Kyoto, dan dibangun pada tahun 1603 sebagai kediaman Tokugawa Ieyasu, yang mana merupakan shogun pertama dari periode Edo (1603-1867).

Kastil Nijo sendiri terbagi ke dalam tiga area, yaitu Honmaru (lingkaran pertahanan utama), Ninomaru (lingkaran pertahanan sekunder), dan bebreapa taman yang mengelilingi Honmaru dan Ninomaru.

Seluruh halaman kastil dan Honmaru tersebut dikelilngi oleh dinding batu dan parit, sehingga bisa mencegah para penyerang masuk dan menginvasi kastil.

Taman dari Kastil Nijo ini sangatlah indah dengan detail pada gerbang yang dimilikinya. Dikarenakan lokasinya yang berada di tengah kota, maka kamu pun bisa mengunjungi tempat ini dengan jauh lebih mudah.

Bisa dibilang Kastil Nijo menjadi salah satu tempat yang sangat bagus untuk belajar sejarah tentang Kyoto. Ada banyak informasi yang diletakkan di sekitaran kastil, membuat kita merasa terlibat ke dalam cerita sejarah di masa lalu.

Kiyomizudera di Kyoto Timur

Sebagai kuil paling terkenal di Jepang, Kiyomizudera didirikan pada tahun 780 tepat di lokasi Air Terjun Otowa di perbukitan berhutan. Nama Kiyomizudera bahkan berasal dari kemurnian air terjun itu sendiri. Pada tahun 1994, kuil ini kemudian ditambahkan ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO.

Kiyomizudera sudah sering dijadikan sebagai objek berfoto paling banyak di negara Jepang, sehingga menjadi salah satu alasan terbaik buat kamu untuk menjepret diri di sana sebagai bagian dari hunting foto yang instagrammable.

Tak hanya pemandangannya saja, kuilnya sendiri pun sangatlah luar biasa, terutama jika kamu berkunjung pada saat matahari terbenam.

Tempat ini layak dikunjungi pada saat musim gugur ketika dedaunan dengan indahnya berubah warna dari hijau menjadi merah, kuning, dan coklat.

Dengan banyaknya cerita sejarah di tempat ini, banyak orang merasa terkesan akan keindahan setiap sudut dari kuil tersebut.

Kuil Fushimi Inari di Kyoto Selatan

Fushimi Inari Taisha ini merupakan kuil Shinto terpenting yang ada di Kyoto Selatan. Bagi para wisatawan, tempat ini terkenal dengan ribuan gerbang torii yang berwarna merah terang dan menghiasi jalan setapak di belakang bangunan utamanya, sehingga nampak membentuk sebuah terowongan yang begitu indah.

Jalan setapak ini pun mengarah ke area hutan di Gunung Inari yang suci, dan berdiri di ketinggian 233 meter. Meskipun begitu, gunung tersebut masih termasuk ke dalam area kuil Fushimi.

Banyak para traveler yang menilai bahwa Kuil Fushimi merupakan tempat terbaik di kota Kyoto yang wajib dikunjungi oleh orang lokal maupun pelancong mancanegera seperti kita.

Di beberapa ratus meter jalan setapak gerbag torii, mungkin kita masih mendapati banyak orang yang berlalu lalang di sana. Akan tetapi setelah menjelang area puncak gunung, maka para wisatawan pun akan semakin berkurang drastis.

Tak semua orang bisa mendaki puncak gunung Inari karena panjangnya perjalanan dan medannya yang menanjak. Namun sekalinya kamu berhasil pergi ke sana, maka akan disuguhkan dengan pemandangan menakjubkan. 

Beberapa toko yang menjajakan makanan ringan dan minuman berjejer di sepanjang jalan. Berkat semua fitur yang dimilikinya tersebut, maka kuil Fushimi ini wajib kamu sambangi saat liburan ke Jepang.

Kinkakuji di Kyoto Utara

Paviliun Emas atau Kinkakuji ini merupakan kuil Zen di Kyoto Utara yang dua lantai teratasnya tertutup daun emas, sehingga akan terlihat begitu indah dari kejauhan dan nampak begitu megah.

Secara resmi dikenal dengan sebutan Rokuonji, kuil ini sebenarnya merupakan vila pensiunan dari Shogun Ashikaga Yoshimitsu, yang kemudian diubah menjadi kuil Zen dari sekte Rinzai setelah kematiannya pada tahun 1408.

Sama halnya seperti atraksi Kyoto di tempat lainnya, disarankan juga untuk mengunjungi Kinkakuji pada musim gugur. Sekalipun cuacanya cenderung terasa dingin, akan tetapi kamu akan disuguhi dengan kesenangan berkat pemandangannya yang indah.

Terdapat deretan pohon dengan daun maple berwarna coklat, kuning, dan merah, diselingi dengan pagoda emas yang terletak di tengah danau.

Bersama dengan air birunya yang tenang, maka akan sangat disayangkan sekali jika kamu tak mengambil beberapa foto demi mengabadikan kenangan kamu bermain di tempat tersebut.

Nikmati pula udara segar sambil berjalan-jalan di sekitaran area danau, agar acara bermain ke tempat ini bisa menjadi bagian pengalamanan indah yang tak terlupakan. 

Arashiyama di Kyoto Barat

Arashiyama juga termasuk ke dalam distrik para turis yang menyenangkan di pinggiran Barat Kyoto. Bahkan daerah ini sudah menjadi tujuan wisata paling populer semenjak Periode Heian sekitar 1300 tahun yang lalu, ketika para bangsawan Jepang menikmati pemandangan alam di sekitarnya.

Arashiyama akan memancarkan keindahannya selama bunga sakura bermekaran di musim semi dan saat dedaunan berubah warna di musim gugur.

Jembata Togetsukyo menjadi landmark dari pusat Arashiyama, lengkap dengan toko kecil, restoran, dan atraksi lainnya yang bisa kamu temukan dengan mudah didekatnya. 

Beberapa atraksi tersebut meliputi Kuil Tenryuji, hutan bambu Arashiyama yang terkenal, dan perahu wisata sewaan untuk menjelajahi area sungai.

Sekalipun disebut sebagai hutan bambu, akan tetapi areanya yang tak terlalu besar membuatnya menjadi tempat terbaik buat kamu merasakan alam indah bernuansa Jepang yang kental.

Jika kamu ingin bermain ke tempat ini dengan suasana yang masih sepi untuk berfoto atau nge-vlog, pastikan mengunjunginya di pagi hari. Jika tidak, maka akan ada ratusan orang yang mengerubungi tempat ini, terutama setelah memasuki jam makan siang.

Ini disebabkan karena Arashiyama sudah menjadi tempat paling menarik dan sibuk. Puncak keramaian para traveler tertinggi dimulai pada awal April hingga paruh kedua November. 

Tapi bukan berarti musim dingin tak menyuguhkan apa-apa di tempat ini. Malah tepat di bulan Desember, kita bisa menikmati ilumniasi Hanatoro yang memperlihatkan lentera berjajar di jalan-jalan dan rumpun bambu, yang nampak mengundang kita menuju dunia lain yang indah.