Kota Nikko Dengan 8 Spot Wisata yang Jarang Diincar Orang Indonesia

Jarang banget orang Indonesia yang mencari kota Nikko sebagai bagian dari tujuan mereka berlibur, padahal tak kalah dalam menyediakan berbagai macam atraksi menarik, serta beberapa aktivitas seru yang bisa kita lakukan di sana. 

Nikko sendiri hanya berjarak sekitar 2 jam dari Tokyo, sehingga menjadikannya area terbaik untuk kamu kunjungi di akhir pekan jika memang tinggal di daerah Kanto yang terkenal dan sibuk.

Di saat yang bersamaan, kota Nikko ini menjadi pintu masuk Taman Nasional yang terkenal dengan Toshogu milik mereka, yaitu kuil dengan dekorasi paling mewah di negara Jepang, serta makam Tokugawa Ieyasu sebagai pendiri Keshogunan Tokugawa.

Maka dari itulah, kita coba lihat beberapa area terbaik yang ada di kota Nikko yang jarang diketahui oleh orang Indonesia.

Kuil Toshogu

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa Nikko ini menjadi pintu gerbangnya dari kuil Toshogu, yang mana dibuat sebagai peringatan untuk Tokugawa Ieyasu yang memerintah Jepang selama lebih dari 250 tahun.

Kompleks dari kuil ini sangatlah menakjubkan karena dipenuhi dengan kuil dan buaya Jepang yang begitu ekspresif. 

Saking bagus dan berharganya, tempat ini dijadikan sebagai warisan dunia UNSECO. Dimulai dari warna, bentuk, patung, dan tangganya menciptakan perasaan kekuatan, keindahan, dan seni yang begitu fantastis.

Jadi, kamu harus benar-benar mengunjungi kuil ini terlebih dahulu jika bermain ke kota Nikko di Jepang.

Taiyuin

Tak jauh dari kuil Toshogu di atas, terdapat sebuah makan shogun Tokugawa ketiga bernama Taiyuin, yaitu sang cucu dari Ieyasu.

Kompleks makam mewah Ieyasu ini menyerupai Kuil Toshogu di dekatnya dalam tata letak dan arsitekturnya yang menakjubkan, namun sengaja dibuat lebih sederhana daripada Toshogu atas dasar rasa hormat dari Iemitsu yang mendalam terhadap kakeknya.

Bahkan dikarenakan sosoknya yang luar biasa, kakek dari penghuni Taiyuin (Ieyasu) sudah dianggap sebagai dewa oleh orang Jepang.

Tempatnya tak terlalu ramai dan kecil, namun sangat indah. Ada dua orang staff yang terus menjelaskan banyak sejarah dalam bahasa Jepang. Jadi jika kemampuan nihongo kamu baik, maka bisa menjadi hiburan tersendiri saat mendengar cerita sejarah yang luar biasa dari mereka.

Ada pula sebuah pintu besar yang menampung 4 oni (setan) yang konon katanya melindungi kuil tersebut tersebut dari hal-hal buruk yang datang dari 4 arah mata angin.

Kuil Rinnoji

Masih erat kaitannya dengan kepercayaan dan sejarah negara Jepang di zaman dulu, Rinnoji sudah menjadi kuil terpenting di Nikko hingga sampai saat ini. 

Tempat tersebut dibangun oleh Shodo Shonin, yaitu seorang biksu yang berhasil memperkenalkan agama Buddha di kota Nikko pada abad ke-18.

Kuilnya sendiri bergaya tradisional Jepang yang terasa damai dan indah, serta dengan pemandangan yang berbeda di tiap musimnya.

Lingkungannya sangat tenang dan damai, karena diselimuti oleh tanaman hijau yang tumbuh dimana-mana. Terdapat pula kolam ikan ikan yang dibangun di tengah taman.

Disarankan untuk berkunjung ke tempat ini pada musim gugur tepatnya di bulan November karena akan memberikan nuansa penuh warna dari dedaunan yang berguguran. 

Sepanjang perjalanan menuju kuil, kita akan melewati jalanan setapak menuju area hutan dengan kolam dan beberapa patung modern yang unik. 

Vila Tamozawa

Vila dari kekaisaran Tamozawa ini memadukan antara arsitektur Edo tradisional dan awal zaman Meiji modern di seluruh kamarnya yang berjumlah hingga 106 unit. 

Meskipun terbilang baru, akan tetapi usia dari bangunan ini sudah mencapai 2 abad, tepatnya didirikan pada tahun 1899.

Villa ini sagatlah hebat dan mungkin bisa melebihi harapan kita saat berkunjung ke sana. Misalnya, seluruh atap terhubung dan membutuhkan ilmu arsitektur yang mapan dan brilian. 

Sangat cocok buat kamu yang ingin melihat rumah tradisional Jepang di zaman dulu dan digunakan sebagai Imperial Villa bagi kaisar saat liburan. 

Desain interiornya sesuai dengan rencana asli dari rancangannya, sehingga patut diacungi jempol mengingat tahun pembuatannya di zaman dulu yang belum ditemukan teknologi canggih seperti sekarang. Tamannya juga sangat indah dan bagus jika dijadikan sebagai bagian dari relaksasi dan terapi penghilang stres.

Jurang Kanmangafuchi

Berbeda dengan jurang-jurang kebanyakan, Kanmangafuchi terbentuk secara alami dan berhasil menjadi salah satu objek wisata yang indah di kota Nikko.

Tempat ini terbentuk sebagai akibat dari letusan Gunung Nantai yang berlokasi di dekatnya. Ngarai di dekat pusat Nikko ini memiliki panjang sejauh beberapa ratus meter dan dapat dinikmati dari jalur pejalan kaki di tepi sungai yang menyenangkan.

Seperti biasa, tempat-tempat di Jepang memang kebanyakan terasa indah dan damai, begitupun dengan jurang Kanmangafuchi yang satu ini. 

Lanskapnya begitu menakjubkan, serta suara air yang begitu menenangkan jiwa dan memberikan nuansa dingin. 

Kuil Futarasan

Kuil Futarasan berdiri di sebelah Toshogu di pusat kota Nikko. Jauh dari tetangganya yang cenderung mewah dan megah, kuil ini lebih sederhana dan menunjukkan sisi damai dari pemeluk agamanya yang penuh dengan kedamaian, didirikan pada tahun 782 oleh Shodo Shonin.

Kuil ini didedikasikan untuk dewa tiga gunung yang paling suci di Nikko, yaitu gunung Nantai, Gunung Nyoho, dan Gunung Taro.

Jadi, pastikan kamu mengunjungi area menakjubkan ini agar bisa menikmati indahnya taman hijau di semua tempat. 

Jika kamu berhasil menaiki bukitnya, maka akan memberikan pemandangan yang luar biasa untuk berfoto atau sekedar menghapus segala macam stres dan kekhawatiran dalam hidup. 

Jembatan Shinkyo

Jembatan Shinkyo berdiri di pintu masuk kuil dan kuil Nikko, dan secara teknis dimiliki oleh Kuil Futarasan di atas.

Namun tak hanya bertindak sebagai penhubung dari satu lokasi dengan lokasi lainnya saja, juga menjadi jembatan terbaik di Jepang bersama dengan Kintaikyo dan Saruhashi di Prefektur Yamahashi di Iwakuni. 

Bahkan saat kamu melewatinya, maka akan menadpati pemandangan indah yang terlihat dengan jelas dari jembatan kayu yang menggantung di atas air sungai dan tanaman hijau subur sebagai latar belakangnya tersebut.

Ini adalah salah satu dari sedikitnya tempat bersejarah yang mampu bertahan di Jepang. Kunjungan kamu akan sangat berharga tanpa harus membayar tiket masuk yang mahal seperti Disneyland ataupun Universal.

Sekalipun menyeberangi jembatannya memberikan kita pengalaman keindahan tersediri, akan tetapi berfoto di pinggirannya pun bisa begitu instagrammable sebagai penghias akun medsos kamu saat ini. 

Air Terjun Kirifuri

Kirifuri ini merupakan air terjun dua tingkat setinggi 75 meter yangm mengesankan, tepat terletak di bawah Dataran Tinggi Kirifuri.

Pemandangan air terjun yang elegan dan menuruni gunung tentunya berhasil memberikan warna kontras yang begitu sempurna bersama dengan dedaunan di sekitarnya yang hijau dan subur. 

Di musim panas, maka pepohonan akan nampak berwarna hijau. Sementara di musim gugur akan memberikan nuansa merah, oranye, kuning yang berapi-api dengan begitu serasi.

Tempat wisata ini sangatlah populer untuk kamu kunjungi ketika musim gugur tiba. Sekalipun lokasinya agak jauh dari pusat kota, akan tetapi pemandangannya tak akan membuat kamu kecewa!