11 Tempat Wisata Jepang Terkenal yang Wajib Dikunjungi

11 Tempat Wisata Jepang Terkenal yang Wajib Dikunjungi

Sekalipun tidak sebesar Indonesia, kita masih membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa menjelajahi semua kota-kota terkenal yang ada di negara Jepang.

Apalagi jika kamu hanya memilih kota berdasarkan intuisi saja – dan bukan berdasarkan pengalaman atau rekomendasi orang, maka akan ada banyak tempat yang bisa terlewatkan begitu saja.

Dikarenakan jalan-jalan ke Jepang itu bukanlah acara yang murah, maka wajib disusun dengan sedemikian rupa agar kamu mampu memanfaatkan waktu dan budget dengan sebaik-baiknya. Salah satunya adalah dengan menargetkan satu atau dua kota untuk kamu kunjungi. 

Nah, dari sekian banyaknya tempat yang ada di negara Jepang, berikut adalah kota-kota terkenal dan paling direkomendasikan untuk disambangi oleh kamu yang ngebet banget buat liburan ke Jepang.

Kanazawa

Kanazawa

Selama PD II, Kanazawa merupakan kota terbesar kedua di Jepang setelah Kyoto. Saat ini, kota Kanazawa masih tetap menjadi salah satu kota paling penting di wilayahnya tersebut dan berfungsi sebagai ibu kota dari Prefektur Ishikawa.

Di sini kamu bisa menemukan atraksi bersejarah seperti tempat tinggal zaman dulu yang dipugar kembali dan dibuka untuk umum.

Namun daya tarik utama dari kota Kanazawa yang tak tertandingi adalah Kenrokuen, yaitu salah satu dari “tiga taman lanskap terbaik” di Jepang. Bahkan sudah dianggap sebagai taman yang paling indah, sehingga wajib kamu datangi jika berkunjung ke kota yang satu ini.

Ishigaki

Ishigaki

Ishigaki memiliki banyak sekali pantai yang begitu bagus lengkap dengan aktivitas snorkeling dan menyelamnya yang seru banget! 

Snorkeling ini bisa kamu nikmati di hampir semua pantai di pulau tersebut. Tapi siapkan budget terlebih dahulu ya! Soalnya kamu harus menyewa alat menyelam di beberapa toko yang terdapat di sekitaran area tersebut.

Jika kamu memiliki kesempatan untuk menyelam, pastikan pula kamu melihat pari manta yang terkenal. Binatang laut tersebut selalu berkumpul dalam jumlah besar dan menjadi salah satu pemandangan menakjubkan yang mungkin tak akan pernah terlupakan. 

Hiroshima

Hiroshima

Sebagai salah satu kota yang paling akrab di telinga orang Indonesia, Hiroshima mampu dibangun kembali setelah jatuhnya bom atom yang menewaskan jutaan penduduk di sana.

Ada prediksi bahwa kota ini tak akan pernah lagi layak huni. Namun ternyata, Hiroshima malah memiliki daya pikat bagi turis asing, sekaligus banyak penduduk Jepang yang bertahan tinggal di sana pasca peledakan bom atom terjadi di tahun 1945 silam.

Monumen peninggalan sejarah Hiroshima yang telah hancur seperti Kastil dan Taman Shukkeien sudah dibangun kembali. 

Bahkan di tengah kota ada sebuah taman besar yang diberi nama Peace Memorial Park sebagai cerminan dan aspirasi kota yang lahir kembali.

Kamakura

Kamakura

Kamakura merupakan sebuah kota kecil sekaligus menjadi tujuan wisata kamu berikutnya. Berkat keindahan dan kepopulerannya, seringkali Kamakura disebut sebagai “Kyoto Jepang Timur”. 

Kota ini menawarkan banyak sekali kuil dan monumen bersejarah lainnya, sehingga menjadi tempat pas bagi kamu yang menyukai sejarah dan seni budaya Jepang yang begitu kental.

Sebagian besar tempat menarik di Kamakura berupa kuil-kuil seperti Hokokuji, Hasedera, Hachimangu, Engakuji, Kenchoji, Zeniarai Benten, Meigetsuin, dan lain sebagainya. 

Selain itu, pantai pasir Kamakura juga menarik banyak pengunjung selama musim panas. Jadi jika kamu ingin bermain di laut, pastikan datang ke kota ini antara bulan Juni hingga Agustus.

Nikko

Nikko

Nikko telah menjadi pusat Shinto dan Buddha selama berabad-abad lamanya, bahkan sebelum Toshogu dibangun pada tahun 1600-an. 

Terdapat Taman Nasional yang menawarkan pemandangan pegunungan yang begitu indah, danau, air terjun, mata air panas, monyet liar, dan jalur hiking. 

Disarankan untuk mampir ke kota ini antara bulan Oktober hingga November, karena Nikko memang terkenal dengan warna musim gugurnya yang indah.

Warna daun-daun tersebut akan menjalar dari area ketinggian tepatnya di Yumoto Onsen pada awal bulan Oktober, kemudian turun secara perlahan menuju Danau Chuzenji dan Irohazakan pada pertengahan hingga akhir Oktober. 

Setelah itu, warna merah daun akan sampai di pusat kota Nikko pada paruh pertama bulan November.

Takayama

Takayama

Masing-masing kota memang memberikan ciri khas yang berbeda. Begitu pun dengan Takayama yang menawarkan tontonan berupa festival Jepang yang begitu kental dan khas.

Dulu, Takayama merupakan kota yang begitu penting berkat sumber kayunya yang berkualitas tinggi, bersama dengan tukang kayu yang begitu terampil selama zaman feodal.

Alhasil, kota ini berada di bawah kendali shogun secara langsung dan berhasil menjadi tempat yang begitu makmur.

Nah, festival Takayama sendiri sudah lahir semenjak dulu sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Jepang pada era tersebut.

Takayama memiliki 2 festival yang begitu terkenal sekaligus menjadi yang terindah, yang mana selalu diselenggarakan pada musim semi dan musim gugur setiap tahunnya.

Hakone

Hakone

Hakone merupakan bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, terletak kurang dari seratus kilometer dari ibu kota Tokyo.

Kota ini sangatlah terkenal akan sumber air panas, keindahan alam, dan pemandangan Danau Ashinoko dari Gunung Fuji di dekatnya. 

Bahkan Hakone telah menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di kalangan turis Jepang dan internasional untuk mencari ketenangan dan tempat beristirahat yang begitu strategis.

Seperti yang kita tahu, Tokyo dan kota metropolitan lainnya merupakan tempat yang sangat sibuk. Banyak orang yang bekerja tanpa henti mengikuti arus kehidupannya yang begitu tinggi. Nah, Hakone mampu menetralkan semua gaya hidup tersebut buat siapa saja yang menginjakkan kakinya di sana.

Nara

Nara

Ibukota permanen pertama Jepang didirikan pada tahun 710 di Heijo, yang mana kita kenal dengan sebutan “Nara” pada masa sekarang.

Namun, karena pengaruh dan ambisi politik yang kuat dan tumbuh menjadi ancaman serius bagi pemerintah, maka ibu kota tersebut dipindahkan ke Kyoto tepat pada tahun 784.

Sisa-sisa dari kemegahan ibukota jadul ini masih terasa hingga sampai sekarang. Apalagi jaraknya berdekatan dengan Kyoto dan Osaka, menjadikannya lokasi strategis untuk dikunjungi oleh para pelancong asing dan dalam negeri.

Sebagai mantan ibukota, Nara tentunya memiliki harta bersejarah yang tak ternilai harganya, termasuk kuil tertua dan terbesar di Jepang ada di sini.

Kyoto

Kyoto

Dari Nara, ibukota Jepang kemudian dipindahkan ke Kyoto pada tahun 794 hingga 1868. Jadi tak heran jika Kyoto merupakan salah satu dari sepuluh kota terbesar di Jepang.

Selama berabad-abad, Kyoto sudah sering dihancurkan oleh peperangan. Namun untungnya, kota ini tidak dijadikan sebagai target penghancuran dan pengeboman oleh sekutu berkat nilai sejarahnya yang luar biasa.

Kamu bisa menemukan banyak sekali kuil yang tak terhitung jumlahnya, lengkap dengan tempat pemujaan, serta bangunan bersejarah lainnya yang tak ternilai.

Osaka

Osaka

Osaka merupakan wilayah metropolitan terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo. Sekarang masih menjadi pusat kekuatan ekonomi di wilayah Kansai semenjak berabad-abad yang lalu.

Banyak sekali tempat menarik yang bisa kita kunjungi di tempat ini, dimulai dari Doutonbori hingga Universal Studio Japan yang begitu terkenal.

Osaka juga sangatlah terkenal akan jajanannya. Bahkan bisa dibilang makanan Osaka jauh lebih enak dari tempat manapun di kota Jepang.

Dengan dialeknya yang begitu khas, kota Osaka pun mampu menarik minat para wisatawan lokal untuk berkunjung ke sana. 

Dikenal dengan sebutan Kansai-ben, dialek Osaka begitu disukai oleh gadis-gadis Jepang dari Tokyo karena terdengar imut dan lucu.

Kamu pun tentu bisa mempelajari beberapa kosakata kansai yang begitu terkenal seperti maido ookini dan nande yanen, yang biasanya bikin orang Jepang tertawa saat orang asing mengucapkannya.

Tokyo

Tokyo

Siapa sih yang tak kenal Tokyo? Kota metropolitan dan menjadi yang tersibuk di negara Jepang ini wajib didatangi oleh siapa saja yang melancong ke tempat tersebut – terutama buat kamu yang tertarik dengan sisi kehidupan Jepang modern. 

Tokyo menawarkan banyak sekali pilihan, dimulai dari belanja, hiburan, budaya, hingga makanan yang nampak lezat dengan pilihan tak terbatas.

Sekalipun nampak modern dan bergaya metropolitan, akan tetapi luar biasanya Tokyo masih memiliki ruang hijau yang menghiasi pusat-pusat kota dengan jalur KRL yang relatif singkat di pinggirannya. 

Jadi, tak ada udara sesak, kotor, bau, atau bahkan berpolusi. Udara di kota besar Tokyo masih sangat ramah lingkungan karena asap pabrik cenderung tidak mengotori area sekitar serta sudah banyak pengguna kendaraan yang beralih ke mobil bertenaga listrik.