Wisata Gunung Krakatau Sambil Menjelajah Pulau-Pulau Terdekat

Pernah dulu sebuah goncangan dashyat akibat letusan Gunung Kratakau menyebabkan sebanyak 165 desa hancur luluh lantak, menyertai Tsunami yang membawa semua puing-puing setelahnya. 

Sementara di tahun 2018, terjadi pula sebuah erupsi yang membawa Tsunami dan menewaskan banyak orang, termasuk sebuah grup band pop Indonesia Seventeen (kecuali sang vokalis).

Namun di samping daripada sisi pahitnya tersebut, gunung yang sering mengamuk dan berbahaya ini senantiasa dijadikan sebagai objek wisata yang penuh tantangan dan menakjubkan. 

Tak jarang diantara agen-agen perjalanan yang menyediakan paket wisata untuk sampai di tempat tersebut secara aman. 

Di saat yang bersamaan pula, beberapa spot wisata mencoba mengiringi setiap langkah traveler saat berkunjung ke sana.

Jadi, jangan berpikir jika Gunung Krakatau itu hanyalah sebatas pegunungan yang haram untuk didatangi karena sangat berbahaya.

Faktanya, beberapa area wisata berikut pun bisa kamu nikmati selama aktivitas Gunung Krakatau tersebut masih terbilang wajar dan aman. 

Masuk ke Area Gunung Krakatau

Objek Wisata Gunung Krakatau yang pertama dan harus kamu kunjungi yaitu pegunungan itu sendiri. Karena berada di tengah laut, maka kita akan melakukan pelayaran dengan kondisi laut yang sedikit berombak lengkap bersama pemandangannya yang luar biasa.

Sesampainya di kaki gunung, kita pun harus senantiasa berhati-hati. Selalu bawa air minum secukupnya karena suhu panas yang akan menyelimuti wilayah tersebut, sehingga riskan terkena dehidrasi.

Kita pun akan disuguhi dengan bau belerang yang mungkin tak tertahankan bagi sebagian kecil orang, jadi pastikan pula untuk membawa ekstra masker demi berjaga-jaga.

Namun jika kita kesampingkan hal tersebut, Gunung Krakatau sendiri memiliki sejarah yang begitu kelam. Menginjakkan kakinya di sana secara langsung tentunya akan memberikan momen seru dan ngeri di saat yang bersamaan.

Letusan tersebut sebenarnya hampir menyapu pulau secara total. Bahkan suaranya menyebar ke seluruh dunia selama 4 setengah hari, saking keras dan dahsyatnya kala itu.

Kini, semuanya hanya berupa sisa-sisa di masa lalu. Meskipun begitu, kemungkinan untuk meledak kembali sewaktu-waktu secara tiba-tiba masihlah sangat besar.

Pulau Sebuku Kecil

Sebenarnya, wisata Gunung Krakatau akan membuat kita menjelajahi beberapa pulau kecil di sekitaran titik pusat pegunungan tersebut, dan salah satunya adalah Pulau Sebuku Kecil.

Tanpa menyediakan hal-hal modern dan bergaya retro seperti di kota besar, pulau ini masihlah dikemas dengan perairan jernih, pasir putih, dan dengan panorama yang indah diantara latar baik depan maupun belakang. 

Dengan begitu, kita akan menemukan banyak sekali pemandangan menakjubkan dengan pandangan sejauh 360 derajat.

Selain itu, Pulau Sebuku Kecil sangatlah jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota. Terletak di tengah lautan dan terpencil, kita harus berlayar sekitar 50 menit dari Dermaga Canti dengan menggunakan perahu kecil.

Sekalipun layak untuk dikunjungi, akan tetapi masih jauh dari kata mumpuni untuk ditinggali secara permanen. Jadi, gunakan saja sebagai spot rekreasi yang penuh dengan alam sambil menikmati keindahan pantainya yang bersinar.

Pada saat cuaca cerah, maka kita akan melihat beberapa pulau terpencil lainnya di seberang lautan, seperti Pulau Sebuku Besar dan Pulau Sebesi. 

Disertai dengan air lautnya yang jernih, maka kita dapat bersantai dan berenang dengan tenang di sana.

Sayangnya, seringkali kita pun akan menemukan beberapa sampah pelastik yang dibuang oleh para traveler jahil. Jadi pastikan kamu tak melakukan hal serupa ya!

Pulau Sebuku Besar

Lokasinya yang diapit oleh dua pulau Utama di Indonesia menjadikan pulau ini nampak begitu mini dan tersembunyi. Padahal jika kita berhasil mendatanginya, maka akan nampak begitu luas dengan berbagai macam objek wisata di dalamnya. Secara administratif, Pulau Sebuku Besar sudah masuk ke dalam provinsi Lampung. 

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan saat menepi ke tempat ini sebagai bagian dari wisata Gunung Krakatau yang tak terlupakan, yang salah satunya adalah kegiatan snorkeling.

Pulaunya sendiri sudah begitu sangat indah. Apalagi jika kamu memutuskan untuk menikmati kehidupan bawah lautnya, maka perjalanan kamu ke tempat ini akan semakin sempurna.

Meskipun banyak karang yang sudah mati, akan tetapi masih bisa menemukan biota laut yang berenang dan menari kesana-kemari bersama para penyelam lainnya.

Pulau yang disebut sebagai Surga Tersembunyi oleh penduduk Lampung ini juga menawarkan pasir putih yang begitu halus dan indah, memungkinkan kita menapakkan kaki secara bebas tanpa harus mengenakan sepatu atau sandal.

Pulau Sebesi

Tak jauh dari sana, terdapat pula sebuah pulau lainnya yang disebut sebagai Pulau Sebesi, yang sekaligus menjadi bagian terluar dari Taman Nasional Krakatau.

Untuk bisa sampai ke pulau terpencil yang satu ini, maka disarankan untuk menginjakkan kaki terlebih dahulu di Pelabuhan Tejang, kemudian sewalah perahu untuk bisa sampai ke sana.

Secara keseluruhan, pulau Sebesi merupakan area yang sangat strategis untuk bermalam sebelum kamu memulai perjalanan ke titik pusat Gunung Krakatau.

Dengan menginap di tempat ini, maka kamu akan mendapatkan pemandangan matahari terbenam yang begitu indah di ufuk Barat sana.

Kumpulan batu-batu besar di sekelilingnya yang dibentuk oleh alam menciptakan pemandangan garis pantai yang begitu spektakuler.

Kamu tentunya dapat menjelajahi panjang dan luasnya dari pulau sambil menunggu fenomenal alam tersebut. 

Sebagai informasi tambahan, Pulau Sebesi merupakan pulau terbesar yang ada di dekat Krakatau. dengan gunung yang besar berdiri tepat di tengahnya. 

Pulau Umang-Umang

Jika ketiga pulau di atas sudah masuk ke provinsi Lampung, lain lagi dengan pulau Umang-Umang yang masuk ke dalam Provinsi Banten. 

Namun secara letaknya sendiri masih berada di selat Sunda yang dekat dengan Gunung Krakatau, sehingga menjadikannya salah satu tempat yang juga tak boleh kamu lewatkan begitu saja saat berlibur ke sana.

Fasilitas dan layanan di pulau ini begitu sempurna. Pemandangannya begitu indah, serta beberapa terumbu karang dan biota laut yang bisa terlihat secara jelas bahkan tanpa harus menyelam dan snorkeling. 

Ini karena seringkali air lautnya surut sehingga menampakkan kehidupan laut yang begitu harmonis. Saat pasang, air lautnya yang jernih pun masih bisa menampakkan binatang laut tersebut secara jelas dan sempurna.

Lagoon Cabe

Tempat terakhir yang wajib kamu kunjungi di sekitaran Gunung Krakatau terakhir adalah Lagoon Cabe.

Sama halnya seperti pulau-pulau yang telah disebutkan di atas, area ini juga memiliki air yang jernih dan bersih. 

Meskipun beberapa karangnya yang telah mati sangat patut untuk disayangkan, akan tetapi masih bisa menikmati kehidupan ikan yang berlimpah.

Kamu juga bisa memberi makan ikan-ikan kecil tersebut dengan menaburkan segenggam nasi atau sepotong roti di atas air laut.

Saat ikan sudah mendekat, cobalah mengambil foto sebagai rekam jejak petualangan yang tak terlupakan. 

Snorkeling juga tentunya tersedia di tempat ini untuk menikmati biota laut secara lebih jelas. Bahkan Nemo si ikan badut saja akan nampak bersama rombongannya.