Gunung Agung dan Obyek Wisata Menarik di Sekitarnya

Pada saat sekarang sepertinya sudah menjadi sebuah trend banyak orang untuk mencari tempat wisata baru. Banyak daerah yang berusaha menciptakan tempat wisata baru agar menjadi trend di berbagai media sosial.

Salah satu daerah yang cukup gencar melakukan pembaruan wisata ialah Bali. Siapa yang tidak kenal dengan Pulau Dewata yang satu ini, daerah dengan sejuta objek wisata yang tidak hanya terbatas pada wisata pantai saja. Di Bali terdapat juga sawah berundak dan juga pegunungan yang bisa kamu nikmati, salah satunya adalah Gunung Agung.

Hampir setiap hari lokasi Gunung Agung didatangi oleh wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan alam dari puncak tertinggi Bali ini. Ketika berada pada puncak tertinggi ini, banyak orang berdecak kagum saat melihat keindahan panorama yang tersaji dengan nyaris sempurna tersebut. 

Mengenal Secara Singkat Gunung Agung

Bagi kamu yang belum mengetahui, Gunung Agung merupakan sebuah gunung yang terletak di Bali tepatnya pada kecamatan Rendang, kabupaten Karangasem. Gunung ini merupakan atap Bali karena merupakan gunung tertinggi yang ada di pulau tersebut dengan ketinggian mencapai 3.142 mdpl.

Gunung Agung merupakan gunung berapi aktif yang memiliki kawah yang sangat besar. Gunung ini terkadang juga mengeluarkan asap dan uap air dengan penampakan gunung berbentuk kerucut runcing sempurna. Walaupun memiliki penampakan demikian, sebenarnya gunung ini memiliki puncak yang memanjang dengan kawah besar nan melingkar.

Kamu dapat menyaksikan puncak gunung Rinjani yang ada di pulau Lombok saat berada di puncak gunung ini. Walaupun pada dasarnya akan sulit melihat antara kedua gunung ini karena sama-sama tertutup awan, namun jika beruntung kamu akan dapat menikmati pemandangan apik nan mempesona.

Sejarah Singkat Gunung Agung

Gunung Agung merupakan sebuah gunung yang sudah lama aktif. Bahkan, pada tahun 2017 gunung ini sudah sempat meletus. Gunung ini merupakan sebuah gunung yang bertipe stratovolcano.

Stratovolcano memiliki arti bahwa gunung tersebut merupakan gunung berapi yang tinggi dengan puncak kerucut. Hal ini memberikan pemandangan yang unik karena penampakan kerucut dari gunung tersebut terlihat sempurna. Walaupun demikian, sebenarnya gunung agung memiliki puncak yang memanjang dan berakhir pada sebuah kawah berbentuk lingkaran yang lebar.

Harga Tiket Masuk Gunung Agung

Karena Gunung Agung sudah difokuskan sebagai salah satu tempat wisata, pemerintah setempat menetapkan tarif ketika kamu ingin berkunjung ke sana. Untuk harga tiket masuknya terbilang cukup normal dengan estimasi tiket Rp 20.000. Namun harga ini belum termasuk dalam biaya untuk pendakian. 

Berdasarkan informasi yang didapatkan, biaya pendakian tersebut memiliki tarif yang berbeda-beda tergantung ketinggiannya. Untuk ketinggian 3.000 mdpl, biaya pendakian kurang lebih Rp 1.200.000 per orang. Sedangkan untuk ketinggian 2.000 mdpl, biaya pendakian kurang lebih Rp 950.000 per orang.

Biaya pendakian ini sudah termasuk peralatan pendakian seperti lampu penerangan, makan pagi, pemandu, transportasi pulang pergi dari hotel. Namun ketika melakukan pendakian, kamu disarankan untuk menggunakan jasa paket wisata agar semuanya dapat terlaksana dengan baik tanpa pemborosan biaya.

Fakta Unik Gunung Agung

Belakangan ini gunung agung menjadi sorotan dunia karena sempat mengalami erupsi dan membuat aktivitas transportasi udara di sekitar Bali sempat terhenti. Namun terlepas dari itu semua, gunung tertinggi yang ada di Bali ini tetap memiliki beberapa fakta unik, apa saja? Berikut ini penjelasannya :

1. Merupakan Titik Tertinggi di Bali

Gunung Agung merupakan sebuah tempat dengan titik tertinggi yang ada di pulau Bali. Ketinggian dari gunung tersebut mencapai 3.142 mdpl (meter di atas permukaan laut). Dengan ketinggian yang spektakuler tersebut, menjadikan panorama alam sekitarnya sangat indah. Bahkan besar kemungkinan para pendaki gunung tersebut bisa menyaksikan kemegahan Gunung Rinjani. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa Gunung Agung masuk ke dalam salah satu dinasti wisata populer untuk kalangan pendaki.

2. Tidak Dapat Didaki Sembarangan

Walaupun Gunung Agung menjadi salah objek wisata pendakian, namun terdapat hari-hari tertentu di mana para pendaki tidak bisa melakukan pendakian. Sebelum melakukan pendakian, para pendaki wajib melakukan pengecekan di Pura Besakih yang terdapat di sana terlebih dahulu.

Apabila di sana sedang diadakan upacara keagamaan, maka seluruh aktivitas pendakian akan dihentikan. 

3. Sudah Pernah Meletus

Sebenarnya hal ini terbilang lumrah terjadi pada gunung berapi. Namun untuk Gunung Agung sendiri, sudah pernah meletus setidaknya sebanyak 5 kali dan terakhir di tahun 2017. Letusan pertama gunung agung terjadi pada tahun 1808 dan dilanjutkan dengan letusan kedua yang terjadi pada tahun 1821. 

Walaupun daftar terperinci letusan gunung tersebut tidak diketahui, namun berdasarkan informasi yang beredar, letusannya masih dalam kisaran normal dan dinilai tidak terlalu hebat. Setelah itu, Gunung Agung mengalami letusan kembali pada tahun 1843 yang diawali dengan gempa bumi.

Semenjak saat itu, gunung tersebut mengalami pergerakan pasif selama 120 tahun. Namun memasuki bulan Februari tahun 1963, kembali terlihat aktivitas pada gunung tersebut yang berakhir dengan letusan di bulan Januari tahun 1964. Pada masa itu,  gunung tersebut sempat mengeluarkan abu panas dan gas cukup tinggi, yaitu mencapai ketinggian 20.000 m.

Objek Wisata di Sekitar Gunung Agung

Di sekitar lokasi Gunung Agung juga terdapat objek wisata lain yang bisa kamu nikmati. Objek wisata ini terbilang cukup banyak dan beragam, sehingga wisatawan bisa menikmati hal lain selain pendakian ketika berkunjung ke tempat ini. Berikut beberapa objek wisata yang terdapat di sekitaran lokasi gunung tersebut :

1. Taman Ujung

Taman ujung sebenarnya merupakan tempat peristirahatan Raja Karangasem yang terakhir. Di tempat ini terdapat sebuah bangunan yang sebenarnya sebuah istana.

Karena asal mula bangunan adalah istana, tidak heran jika arsitekturnya memiliki perpaduan antara Bali dan Eropa. Perpaduan ini menciptakan suatu kombinasi yang sangat unik dan tentunya sangat bagus untuk dikunjungi.

Selain itu, bangunan ini juga dikelilingi oleh kolam sehingga tampak lebih cantik. Keindahannya inilah yang membuat objek ini sering dijadikan sebagai lokasi foto-foto wisatawan.

2. Pantai Candidasa

Walaupun lokasi tersebut merupakan daratan tinggi, namun di dekatnya terdapat sebuah pantai yang terbilang cantik. Pemandangan di pantai ini juga sangat bagus karena memiliki sinar matahari berwarna orange kekuning-kuningan.

Pantai candidasa ini cukup terkenal di kawasan Karangasem karena keindahannya tersebut. Sebab itu, banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini hanya untuk menyewa perahu atau jukung untuk mengelilingi perairan.

3. Taman Bunga Kasna

Bunga Kasna adalah nama dalam bahasa Bali untuk bunga Edelweiss. Lokasi taman tersebut berada di lereng Gunung Agung, tepatnya di Desa Temukus, Bali. Karena adanya taman ini, banyak muda-mudi yang berkunjung ke tempat tersebut semata-mata untuk mengabadikan momen indah berfoto di kebun bunga Kasna tersebut.

Awalnya bunga Kasna atau bunga Edelweiss tumbuh liar di di sela-sela bebatuan Gunung Agung. Setelah itu, warga setempat membudidayakannya di sebuah perkebunan di desa Temukus karena memiliki nilai jual yang tinggi. Di tempat ini juga terdapat jenis bunga lainnya, seperti bunga Gumitir atau Marigold.

Selain ketiga obyek wisata di atas, tentu saja masih ada lagi obyek wisata sekitaran Gunung Agung yang tidak sempat saya sebutkan pada postingan kali ini, seperti bukit jambul, rafting telaga waja, dan lain sebagainya.